Kemenkumham Jatim gandeng TNI- Polri cari deteni asal Palestina

·Bacaan 1 menit

Kanwil Kemenkumham Jatim menggandeng TNI dan Polri untuk mencari seorang deteni (orang asing penghuni rudenim, red.) asal Palestina di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Surabaya di Raci, Pasuruan, yang melarikan diri.

Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jatim Jaya Saputra dalam keterangan tertulis di Surabaya, Minggu, membenarkan adanya pelarian seorang deteni tersebut.

"Benar, telah terjadi pelarian deteni berinisial MDH pada Minggu, sekitar pukul 12.00 WIB siang ini,” ujar Jaya melalui siaran pers tertulis di Surabaya.

Baca juga: Pengungsi Afghanistan mempertanyakan nasib ke Kanwil Kemenkumham Jatim

Ia menjelaskan bahwa kronologis pelarian deteni berinisial MDH itu berawal saat petugas hendak melakukan penguncian blok hunian.

Sesuai SOP yang ada, petugas mengontrol tiap blok dan petugas berada di lorong blok deteni.

'Awalnya situasi kondusif dan aman," ujarnya.

Namun, kata dia, beberapa saat kemudian, deteni asal Palestina itu mengambil jemuran dan tiba-tiba lari keluar blok dan berusaha mengambil motor petugas. Saat perebutan motor, terjadi perkelahian antara deteni MDH dan petugas.

Baca juga: Kanwil Kemenkumham-Pemprov Jatim buka klinik KI di lima bakorwil

"Saat perkelahian terjadi, deteni MDH berhasil lari ke pintu depan," lanjut Jaya.

Sesaat setelah sampai di bagian depan rudenim, deteni MDH merusak tempat penyimpanan kunci mobil. Dia lalu mengambil mobil yang ada di garasi.

Deteni berusia 41 tahun itu melarikan diri dengan menabrakkan mobil berkali-kali ke pintu pagar. “Saat ini kami telah berkoordinasi dengan kepolisian maupun TNI untuk pencarian,” kata Jaya.

Baca juga: Kemenkumham Jatim menggandeng ICITAP pertajam kemampuan petugas lapas

Dia mengharapkan informasi dari masyarakat jika melihat mobil yang dibawa lari oleh deteni MDH, yakni mobil Chevrolet jenis Orlando berwarna hitam dengan nomor polisi N 1030 SP (pelat merah).

“Kami membuka pintu seluas-luasnya jika ada informasi dari masyarakat,” tutupnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel