Kemenkumham: Keselamatan di lapas harus menjadi prioritas utama

·Bacaan 2 menit

Kepala Divisi Pelayanan Hukum (Kadiv Yankum) dan HAM Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenikumham) Jawa Barat Heriyanto mengatakan keselamatan, baik petugas maupun warga binaan yang berada di lembaga permasyarakatan (lapas) harus menjadi prioritas utama.

"Keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi. Maka dari itu, harus mendapatkan perhatian utama seperti antisipasi terjadinya kecelakaan maupun bencana dan lainnya serta seluruh petugas dan warga binaan harus terjaga kesehatannya," katanya saat mengunjungi Lapas Kelas IIB Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada Kamis.

Di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, pihaknya mengimbau agar warga binaan dan petugas untuk menjaga pola hidup sehat serta wajib menerapkan protokol kesehatan, karena lapas merupakan salah satu lokasi rawan penyebaran virus mematikan ini.

Selain itu, petugas lapas pun harus rutin memeriksa kondisi kamar dan peralatan setiap warga binaan jangan sampai ada barang terlarang masuk sebagai antisipasi hal yang tidak diinginkan yang bisa mengancam keselamatan penghuninya.

Baca juga: Ba'asyir menuju kediaman di Sukoharjo dikawal Densus 88 dan BNPT

Baca juga: Mantan Sekda Jabar Iwa Karniwa dieksekusi ke Lapas Sukamiskin

Kemudian, jaringan listrik pun harus diperiksa secara berkala dan memperbaiki jika kondisinya sudah tidak layak apalagi rusak yang bisa menyebabkan korsleting listrik dan berujung kepada kebakaran.

Ia menambahkan petugas yang berjaga pun harus siaga dan teliti serta selalu memastikan kondisi dalam keadaan aman. Untuk itu, petugas lapas wajib menjalankan tugasnya sesuai dengan tupoksinya

"Seluruh aturan wajib dilaksanakan dan lapas pun harus menyiapkan perencanaan kontijensi dalam menjaga keamanan khususnya keselamatan mulai dari petugas hingga warga binaan dan kami berharap di tahun yang baru kita bisa menjadi insan pengayoman yang lebih baik," ujarnya.

Menghadapi perayaan Natal 2021 dan tahun baru 2022, pihaknya sudah berkoordinasi dengan petugas keamanan lainnya baik TNI, Polri maupun Badan Narkotika Nasional (BNN) dan diimbau untuk bisa saling menghormati serta menghargai antarpemeluk agama.*

Baca juga: Di Lapas Garut-Jabar, 11 warga binaan terkonfirmasi positif COVID-19

Baca juga: Cegah COVID-19, ICRC distribusi bantuan ke lapas di Jabar dan Banten

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel