Kemenkumham Kroscek Berkas Moeldoko Cs, Aturan THR 2021 Disiapkan

Hardani Triyoga
·Bacaan 3 menit

VIVA – Pengadaan tanah untuk program Rumah DP Rp0 jadi perhatian lantaran lagi diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi pun tak tinggal diam dengan menyuarakan meminta pertanggungjawaban Gubernur DKI Anies Baswedan.

Manuver Prasetio itu pun ditanggapi Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Ia heran dengan maksud politikus PDIP itu minta pertanggungjawaban Anies. Artikel ini jadi terpopuler di kanal News VIVA.co.id sepanjang Selasa, 16 Maret 2021.

Selain itu, ada artikel terpopuler lainnya soal tokoh Islam Tionghoa Indonesia, Ramdhan Effendi atau akrab disapa Anton Medan yang meninggal dunia. Informasi seputar Anton Medan meninggal dunia masih membuat banyak pembaca penasaran.

Kemudian, artikel tentang kisruh dualisme Demokrat. Kali ini, ada informasi terkait perkembangan pemeriksaan berkas kepengurusan DPP Demokrat pimpinan Moeldoko.

Pun, artikel lainnya menyangkut tentang aturan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan yang sudah disiapkan. Kemudian, artikel trending lainnya soal isu kriminal yaitu oknum polisi mengawal perampokan toko emas.

Berikut lima artikel terpopuler di kanal News VIVA.co.id yang dirangkum dalam Round-Up:

1. Wagub Pertanyakan Motif Ketua DPRD Seret Anies di Lahan Rumah DP 0

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mempertanyakan ucapan Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi soal meminta pertanggungjawaban Gubernur Anies Baswedan. Pertanggungjawaban ini terkait pembelian lahan oleh Sarana Jaya untuk Program Rumah DP Rp0 yang tersandung kasus korupsi di KPK.

"Ya, saya belum tahu dan paham ya maksud Ketua DPRD DKI menyampaikan demikian, yang pasti semua pembangunan di kota Jakarta menjadi tanggung jawab kita bersama," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Senin malam, 15 Februari 2021. Baca selengkapnya di sini.

2. Menantu Ingat Pesan Anton Medan Sebelum Meninggal

Duka masih menyelimuti keluarga dari eks Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Ramdhan Effendi atau akrab disapa Anton Medan meninggal dunia pada Senin, 15 Maret.

Menantu Anton Medan, Syamsul Bahri Radjam mengatakan almarhum memiliki riwayat penyakit diabetes sejak 20 tahun. Ia menyebut ayah mertuanya sempat dirawat di salah satu Rumah Sakit (RS) di daerah Jakarta Utara. Baca selengkapnya di sini.

3. Ditjen AHU Periksa Berkas Demokrat Kubu Moeldoko, Begini Hasilnya

Kisruh dualisme Partai Demokrat menyeret Kementerian Hukum dan HAM yang akan bertindak sebagai juri penentu. Kini, ada kabar dari Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum dan HAM mengakui sudah menerima berkas kepengurusan Demokrat hasil KLB Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Saat ini, menurut sumber VIVA di Kementerian Hukum dan HAM, jajaran Ditjen AHU kini sedang memeriksa kelengkapan berkas yang disampaikan Partai Demokrat versi KLB tersebut. Baca selengkapnya di sini.

4. Aturan THR 2021 Sudah Disiapkan, Ada Penyempurnaan dari 2020

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyampaikan sudah mempersiapkan aturan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan untuk menyambut Idul Fitri dan Lebaran pada 2021.

Meski mengaku sudah menyelesaikan aturan tersebut bersamaan dengan aturan pengupahan pada masa pemulihan ekonomi dari dampak COVID-19, Ida belum merincikan mekanismenya lebih jauh. Baca selengkapnya di sini.

5. Oknum Polisi Kawal Perampokan Toko Emas di Banyuwangi

Sebanyak empat orang yang diduga melakukan perampokan toko emas di Banyuwangi dicokok polisi. Para pelaku berhasil membawa kabur emas sebanyak 4,3 Kilogram dalam aksinya ini.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Polisi Argo Yuwono mengatakan awalnya polisi mencokok tiga pelaku lebih dulu. Mereka adalah FR, AW, DH. Saat ini, ketiganya sudah ditahan. Mereka ditahan di Polres Banyuwangi. Baca selengkapnya di sini.