Kemenkumham NTT gandeng PMI salurkan bantuan untuk korban bencana alam

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam di empat titik di Kabupaten Kupang.

Kepala Kanwil Kemenkumham NTT Marciana D Jone ditemui di Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Jumat, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini dalam rangka perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

"Jadi kegiatan hari ini adalah bagian dari kepedulian dari seluruh keluarga besar Kanwil Kemenkumham NTT bagi korban bencana alam yang ada di Kabupaten Kupang yang dibagikan secara serentak yang dibantu oleh PMI NTT, " katanya.

Baca juga: BPBD Kabupaten Kupang distribusi air bersih bagi korban bencana banjir

Empat titik yang menjadi sasaran bakti sosial Kanwil Kemenkumham itu adalah Desa Nunkurus, Desa Tanah Putih, Desa Oebelo, dan Desa Rebeka yang terdampak bencana banjir.

Bantuan yang diberikan itu antara lain beras sebanyak 500 kilogram, mi instan, pakaian layak pakai untuk orang dewasa dan anak-anak, serta minyak goreng.

Marciana juga mengatakan bahwa kehadiran Kanwil Kemenkumham NTT juga bagian dari bukti kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat di Kabupaten Kupang yang terkena bencana alam.

Ia berharap bantuan yang dibagikan itu bisa dimanfaatkan sebaik mungkin dan dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat yang terkena bencana alam.

Baca juga: Puluhan rumah penduduk di Nunkurus Kabupaten Kupang terendam banjir

Camat Kupang Timur Deny M Tadoe menyampaikan terima kasih kepada Kanwil Kemenkumham NTT dan PMI NTT yang membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat korban bencana alam di Desa Nunkurus.

"Terima kasih kepada Kakanwil Kemenkumham NTT dan PMI yang sudah membantu warga di sini," ujar dia.

Dia menambahkan bahwa untuk di Kecamatan Kupang Timur ada 157 kepala keluarga yang menjadi korban banjir dan rumahnya hanyut terbawa banjir.

Baca juga: 30 KK korban banjir bandang di Kabupaten Kupang masih mengungsi

Bantuan yang didapat itu, ujar dia, disimpan di Kantor Desa Nunkurus untuk kemudian dibagikan kepada korban bencana alam.