Kemenpan-RB: Sulsel paling banyak mengusulkan formasi PPPK guru

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menyatakan Provinsi Sulawesi Selatan menjadi daerah yang paling banyak mengusulkan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yakni 10.385 formasi untuk jabatan fungsional guru.

Terkait hal ini, Kemenpan RB memberikan penghargaan kepada Gubernur Sulsel Andi Sudirman menjadi pengusul kuota guru terbesar di Indonesia sesuai kebutuhan tahun 2022.

Berdasarkan keterangan yang diterima di Makassar, Selasa, penghargaan itu diserahkan oleh Menpan RB Azwar Anas kepada Andi Sudirman pada Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan ASN tahun 2022 dan penyerahan Surat Keputusan Menteri PANRB tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai ASN di Jakarta, Selasa.

"Alhamdulillah, tahun ini kita kembali mengusulkan formasi PPPK Guru. Usulan kami 10.385 formasi, dan Pemerintah Pusat menetapkan sesuai yang kita usulkan," kata Andi Sudirman.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong peluang yang besar terhadap guru honorer di Sulsel. Setiap pengusulan formasi CPNS maupun PPPK, formasi guru memiliki peluang paling banyak dibuka oleh Pemprov Sulsel.

Baca juga: Kemenpan-RB tetapkan 8.371 formasi PPPK guru untuk Sulsel

Baca juga: Seleksi PPPK 2022 prioritaskan peserta yang lulus passing grade 2021

"Ini merupakan wujud komitmen kami akan pemenuhan guru di Sulsel dalam rangka mendukung terlaksananya proses pembelajaran yang maksimal di satuan pendidikan," ujar dia.

Mengenai pengusulan kebutuhan ASN tahun 2022, Pemprov Sulsel kembali mengusulkan kuota terbesar untuk formasi guru. Total pengusulan formasi PPPK sebanyak 10.587, dengan rincian jabatan fungsional kesehatan 29 formasi, jabatan fungsional guru 10.385 formasi dan jabatan fungsional teknis 173 formasi.

Rencananya formasi 2022 ini akan berproses pada tahun 2023.

Sementara itu, tahun sebelumnya, Pemprov Sulsel telah membuka formasi PPPK Guru sebanyak 8.350 formasi dan yang memenuhi syarat untuk diangkat sebanyak 3.432 orang. Bahkan sebagian besar yang lolos PPPK itu merupakan honorer guru yang telah lama mengabdi.

Baca juga: Sinkronisasi data untuk optimalisasi kuota guru PPPK

Baca juga: P2G desak pansel dan Pemda prioritaskan guru lolos passing grade