Kemenpan-RB Tertarik Kebijakan Jokowi

INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), mengakui kebijakan Walikota Solo Joko Widodo alias Jokowi menggunakan mobil lokal (kiat Esemka) sebagai kendaraan dinas dapat mendorong pejabat untuk hidup sederhana. Sikap itu juga sejalan dengan Inpres Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi. 

"Menggunakan produk hasil karya anak bangsa akan mendorong pejabat untuk hidup sederhana. Ini juga merupakan implementasi Inpres No 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi," tegas Sekretaris Kemenpan-RB, Tasdik Kinanto, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/1/2012). 

Penggunaan mobil produk SMK sebagai kendaraan dinas patut didukung semua pihak, terutama pejabat negara. Hanya saja, penggunaan mobil dengan muatan lokal sebagai kendaraan dinas tetap harus melalui pengujian terlebih dahulu. Yakni untuk mengetahui sejauh mana keamanan dan efisiensi mobil tersebut selama dipakai.

"Jangan sampai setelah ditetapkan sebagai mobil dinas, tapi tidak aman dan malah mahal harganya," tandas Tasdik.

Jika kemudian dari hasil pengujian diketahui memang layak pakai, aman dan irit, maka Kemenpan-RB tidak akan segan-segan untuk mengusulkannya kepada Kementerian Keuangan agar mobil Kiat Esemka dijadikan alternatif kendaraan dinas bagi seluruh pejabat.  [tjs]

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.