Kemenparekraf berharap 'Bunaken Festival' beri dampak ekonomi

Staf Ahli Bidang Inovasi dan Kreativitas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Joshua Puji Mulia Simanjuntak berharap 'Bunaken Festival' memberikan dampak ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan.

"Mari kita membangun bersama kondisi sosial ekonomi masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan sehingga akan terwujud peningkatan taraf hidup masyarakat dan tentunya memperluas lapangan kerja," sebut Joshua pada pembukaan 'Bunaken Festival' di Manado, Sulawesi Utara, Rabu.

Menurut dia, berbagai upaya dilakukan untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang pada saat pandemi merupakan sektor yang paling terdampak.

"Apresiasi kami berikan kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan festival ini," ujarnya.

Baca juga: TNI AL siagakan KRI dan KAL dukung Festival Bunaken

'Bunaken Festival' terpilih ke dalam 'Kharisma Event Nusantara (KEK) 2022, dan KEN merupakan upaya pemerintah dalam mendorong kebangkitan ekonomi melalui event..

"Jadi dengan adanya event yang berkualitas akan mendatangkan nilai ekonomi yang inklusif. Artinya, siapapun bisa terlibat di dalam pariwisata dan berkelanjutan," katanya.

Dia berharap, dari program Kharisma Event Nusantara ini dapat memilih program-program yang tidak hanya berdampak pada hari ini atau tiga hari ke depan, tetapi berdampak terus terhadap masyarakat.

Baca juga: Festival Pasar Terapung Kalsel masuk Kharisma Event Nusantara

Taman Nasional Bunaken adalah anugerah Tuhan yang merupakan kawasan pelestarian ekosistem tropis perairan di pusat segitiga terumbu karang dunia.

"Jadi ini adalah suatu keunikan yang tidak ada di tempat lain. Tuhan sudah memberikan kepada masyarakat di Sulawesi Utara sebuah taman nasional dasar laut yang luar biasa," ujarnya.

Tugas bersama saat ini adalah menggali potensi pariwisata agar menjadi berkat bagi masyarakat, tidak hanya masyarakat Sulawesi Utara tetapi juga menjadi kebanggaan Indonesia, harapnya.