Kemenparekraf berikan pendampingan ke Desa Wisata Tigahirit Sumut

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memberikan pendampingan ke Desa Wisata Warna Warni Tigarihit, Simalungun, Sumatera Utara, yang masuk 50 besar desa wisata terbaik.

"Pendampingan dan pembinaan akan dilakukan mitra strategis Kemenparekraf/Baparekraf yakni BCA dan lainnya, " ujar Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di Simalungun, Kamis, seusai menyambangi desa itu yang masuk dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI).

Pendampingan akan dilakukan BCA selama satu tahun.

Baca juga: Kader wisata didorong susun rencana pengembangan desa

Desa wisata itu telah memenuhi standar penilaian tim juri ADWI 2022 yang terdiri dari tujuh kategori mulai dari daya tarik pengunjung (alam dan buatan, seni dan budaya), suvenir (kuliner, fesyen, dan kriya), homestay.

Kemudian, toilet umum, digital dan kreatif, cleanliness, health, safety, dan environment, sustainability (CHSE), dan kelembagaan desa.

Menurut menteri, ada empat hal yang menjadi perhatian Menparekraf untuk meningkatkan kualitas Desa Wisata Kampung Warna Warni Tigarihit.

Baca juga: Sandiaga Uno tekankan peran besar perempuan di sektor pariwisata-ekraf

Pertama, kesiapan infrastruktur yang belum optimal.

Oleh karena itu, katanya, Kemenparekraf bersama mitra strategis BCA berkolaborasi dengan pihak terkait akan memberikan bantuan cat.

Kedua, pengelolaan air yang belum didukung penataan drainase yang baik.

Ketiga fasilitas WiFi belum maksimal sehingga Kemenparekraf bersama BCA dan Telkomsel akan meningkatkan kualitas fasilitas tersebut.

Keempat, menyangkut homestay yang juga perlu ditingkatkan.

"Masyarakat membutuhkan dukungan pemerintah dan dunia usaha agar bisa meningkatkan kesejahteraan dan membuka peluang usaha serta lapangan kerja,” ujar Sandi yang didampingi Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi.

Baca juga: Kemenparekraf susun pola perjalanan warisan tambang batu bara Ombilin

Desa Wisata Tigarihit adalah kampung yang berada di bibir Danau Toba dan berada di bawah lereng.

Keunikan kampung itu terletak pada rumah warga yang tersusun vertikal dan dicat warna-warni mengadopsi ide Kampung Warna Warni Semarang dan pemukiman bersusun ala Brasil.

Untuk menuju Tigarihit pelancong harus menempuh jarak 78 km atau sekitar 1 jam 57 menit dari Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumut.


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel