Kemenparekraf-BPPD Yogyakarta bahas tarik minat anak muda ke museum

·Bacaan 1 menit

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkolaborasi dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Yogyakarta dalam upaya mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta.

Beberapa hal yang dibahas kedua belah pihak dalam audiensi antara lain peningkatan sumber daya manusia pengelola museum dan minat wisatawan untuk berkunjung ke museum yang ada di Yogyakarta.

“Ada 38 museum yang aktif di Yogyakarta, sehingga perlu ada kehadiran sektor ekonomi kreatif museum untuk menarik minat generasi muda agar mau berkunjung ke museum,” kata Kepala BPPD Yogyakarta GKR Bendara di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, sebagaimana dalam keterangan pers, Jumat.

Dia juga meminta agar Kemenparekraf memberikan edukasi terhadap para pemandu museum, khususnya memberikan edukasi bahasa isyarat bagi pemandu museum.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo menyatakan museum merupakan wadah untuk menceritakan kebudayaan dan tradisi suatu daerah. Terlebih, Yogyakarta sebagai salah satu dari destinasi super prioritas di Indonesia memiliki kekayaan budaya dan ekonomi kreatif.

Baca juga: Yogyakarta pilih Museum Sandi sebagai tujuan Wajib Kunjung Museum

"Jadi itu merupakan storytelling yang kuat untuk jadi pelengkap pariwisata. Nanti ke depannya, kita akan cari apa saja hal-hal yang bisa kita kolaborasikan bersama," kata Angela.

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf Wisnu Bawa Tarunajaya menambahkan pihaknya akan duduk bersama dengan pihak-pihak terkait untuk meningkatkan standar kompetensi pemandu museum yang ada di Yogyakarta.

"Nanti kita akan duduk bersama untuk membentuk standar kompetensi pengelola Museum di SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia). Tahun depan akan kita kebut," ujar Wisnu.

Pertemuan tersebut juga membahas mengenai peningkatan kualitas, pengembangan, hingga promosi pariwisata dan ekonomi kreatif di DIY.

Baca juga: Sandiaga nilai museum jadi mitra terbaik bangun pariwisata berkualitas

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel