Kemenparekraf dukung "Tour de France" di NTB pada 2022

·Bacaan 2 menit

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendukung penyelenggaraan balap sepeda internasional bertajuk "L’Etape Indonesia by Tour de France" yang akan berlangsung pada 20 Februari 2022 di Kuta Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Sebagai bagian dari rangkaian penyelenggaraan acara, di Jakarta, Minggu (31/10), diluncurkan sepeda lipat edisi L’etape Indonesia karya anak bangsa yang berkolaborasi dengan merek (brand) Pro Action.

"Peluncuran sepeda L'Etape Indonesia ini menjadi awal kebangkitan kita dan membangkitkan optimisme. Tadi saya sudah mencoba dan handling-nya enak banget, sangat rekomen dan bisa didapatkan dengan harga yang cukup terjangkau,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno ketika meluncurkan sepeda lipat yang ditandai dengan bersepeda (gowes) bersama.

Gowes bersama dilakukan dengan melintasi kawasan Jalan Kuningan – Thamrin – Kota Tua – dan berakhir di Gedung Sapta Pesona yang menjadi Kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dengan total jarak tempuh sekitar 20 kilometer.

Sepeda ini nantinya juga akan dibawa dalam penyelenggaraan Tour de France tahun depan, sehingga diharapkan dapat menjadi penyemangat untuk menggerakkan ekonomi serta mendorong pariwisata dan ekonomi dengan terbukanya kembali lapangan pekerjaan.

Acara peluncuran sepeda lipat dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability) yang ketat dan disiplin, serta diintegrasikan dengan aplikasi PeduliLindungi. Penerapan prokes tersebut juga diberlakukan dalam penyelenggaraan balap sepeda internasional pada tahun depan.

“Kita harapkan jadi satu standar penyelenggaraan acara-acara atau kegiatan di tengah pandemi dan saat kita masuk transisi menuju fase baru dari COVID-19 nanti," kata Sandiaga.

Event Director (Penyelenggara Acara) L’Etape Indonesia by Tour de France, Zacky Badrudin, menerangkan bahwa acara gowes bersama juga akan dilakukan bersama komunitas di Nusa Dua Bali pada 6 dan 7 November 2021 dan Yogyakarta pada 4-5 Desember 2021 mendatang.

"Kita harus dapat pelan-pelan bangkit, kembali berkolaborasi dengan lokal konten dan lokal produk untuk mengembalikan semangat industri pariwisata di Indonesia. Insya Allah kita akan membawa produk ini Juli tahun depan ke Tour de France," ucapnya.

Baca juga: Luncurkan dua logo, ITDC-MGPA siap gelar "sport tourism" di Mandalika
Baca juga: FRG Cycling bidik potensi "sport tourism" di Bali
Baca juga: Citilink dukung "sport tourism" di 5 destinasi wisata super prioritas





Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel