Kemenparekraf kerja sama pariwisata dengan wakil Marriot Internasional

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan PT Indo Pacific Sheraton selaku perwakilan dari Marriott International Inc di Indonesia perkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) tanah air.

"Marriott International memiliki 30 merek dan ribuan properti di lebih dari 130 negara yang menjadikan (industri tersebut) sebagai salah satu perusahaan perhotelan terbesar di dunia. Hal ini erat kaitannya dengan industri pariwisata yang memiliki hubungan timbal balik dan saling menguntungkan dengan industri pariwisata," ujar Sekretaris Kemenparekraf Ni Wayan Giri Adnyani pasca menandatangani nota kesepahaman di Bali lewat keterangan resmi, Jakarta, Sabtu.

Lebih lanjut, pihaknya disebut perlu menjalin kemitraan dengan industri perhotelan yang sangat berkontribusi terhadap sektor pariwisata.

Nota kesepahaman Kemenparekraf dengan PT Indo Pacific Sheraton meliputi kerja sama di bidang industri pariwisata, destinasi pariwisata, pemasaran pariwisata, bidang kelembagaan termasuk pengembangan kompetensi sumber daya manusia pariwisata, pengembangan ekonomi kreatif, dan bentuk kerja sama lainnya sesuai dengan tugas serta wewenang masing-masing instansi dalam jangka waktu tiga tahun sejak penandatanganan.

Baca juga: Kemenparekraf berikan pelatihan 80 pelaku UMKM unggulan di Labuan Bajo

“Selain saling mendukung dalam berbagai event di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif ke depan, kami juga berharap kerja sama ini dapat mendukung upaya peningkatan kompetensi SDM di sektor parekraf Indonesia,” kata Sesmenparekraf.

Ni Wayan menginginkan kerja sama tersebut membuka peluang bagi mahasiswa atau lulusan dari enam Politeknik Pariwisata (Poltekpar) di bawah naungan Kemenparekraf untuk bekerja di pelbagai hotel ternama di bawah grup Marriot yang memiliki kualitas keramahan sangat baik.

Poltekpar di bawah naungan Kemenparekraf itu turut mengambil langkah menerapkan ASEAN Mutual Recognition Arrangement on Tourism Professionals (ASEAN MRA-TP) yang memerlukan dukungan industri dalam pelaksanaannya. Pihak Marriot disebut dapat mendukung penyesuaian kurikulum dan bahan ajar selain menerima mahasiswa untuk kerja praktik.

Baca juga: Kemenparekraf jembatani 20 penulis skenario dengan industri film

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyampaikan nota kesepahaman dengan PT Indo Pacific Sheraton merupakan langkah nyata menuju komitmen kerja sama publik-swasta sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan parekraf Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

“Marriott International adalah mitra penting sebagai salah satu perusahaan perhotelan terbesar di dunia dan pemain utama penyedia akomodasi di Indonesia yang mencapai wilayah utama di seluruh nusantara. Saya menunggu kerja sama yang bermanfaat ini dan melihat hasil positifnya dalam waktu dekat,” ungkap Menparekraf dalam keterangannya,

Presiden Direktur PT Indo Pacific Sheraton yang juga Area Vice President Indonesia untuk Marriot International, Ramesh Jackson, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung pariwisata Indonesia.

“Secara kolektif kami bertujuan untuk meningkatkan pengalaman bagi para wisatawan mancanegara untuk lebih dekat dengan keindahan Indonesia, keajaiban alamnya, kekayaan sejarahnya, serta masyarakatnya,” ucap Jackson.

Baca juga: Kemenparekraf dorong Waterfront sebagai ruang publik kegiatan kesenian

Baca juga: Poltekpar diminta satukan visi guna terapkan ASEAN MRA-TP

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel