Kemenparekraf: Kunjungan Kapal Pesiar ke Indonesia Meningkat

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

Denpasar (ANTARA) - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyebutkan jumlah kunjungan kapal pesiar ("cruise") ke Indonesia setiap tahunnya mengalami meningkat.

"Melihat dari data kunjungan kapal `cruise` ke Indonesia mengalami peningkatan yang cukup baik. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir mulai 2008-2012 kenaikan penumpang kapal pesiar cukup signifikan," kata Direktur Promosi Konvensi, Insentif, Event dan Minat Khusus Dirjen Pariwisata, Menparekraf Rizky Handayani di Kuta, Bali, Sabtu.

Ia menjelaskan, tahun 2008 kunjungan wisatawan ke Indonesia yang menggunakan kapal pesiar sebanyak 21.616 orang, tahun 2009 (68.566), 2010 (94.166), 2011 (112.882) dan hingga pertengahan 2012 (114.000).

"Tahun 2013 kita menargetkan kunjungan wisatawan asing ke Tanah Air melalui kapal pesiar sebanyak 160.000 orang," paparnya.

Rizky lebih lanjut mengatakan, untuk pertumbuhan jumlah kapal pesiar yang datang di Indonesia dalam kurun waktu yang sama juga mengalami peningkatan, yaitu pada tahun 2008 sebanyak 36 unit, 2009 (135), 2010 (189), 2011 (176) dan 2012 sebanyak 214 unit.

"Untuk kedatangan kapal pesiar tahun 2013 dijadwalkan sebanyak 300 unit. Kapal tersebut akan singgah di beberapa pelabuhan kapal pesiar yang dermaganya sudah memenuhi standar internasional," ujarnya.

Karena itu, kata dia, pembangunan berbagai fasilitas penunjang di pelabuhan laut terus dilakukan, di antaranya pengerukan alur di Pelabuhan Benoa, Belawan, Tanjung Perak, Semarang dan Kumai.

"Pemerintah saat ini juga mengembangkan pelabuhan dan peningkatan pelayanan seperti yang terjadi di Pelabuhan Benoa, Tanjung Perak, Surabaya dan Celukan Bawang di Kabupaten Buleleng," tuturnya.

Rizky menambahkan, saat ini pemerintah dan BUMN terkait juga membangun dermaga baru di Probolinggo, Jatim, dan Komodo, Nusa Tenggara Timur.

"Disamping juga melakukan kerja sama dengan Bounty Cruise untuk kemungkinan mengembangkan dermaga kapal pesiar di Lombok, yaitu di Teluk Nara (Pantai Senggigi), karena letaknya di tiga gili di kawasan wisata tersebut," ucapnya.

Sementara itu, General Manager PT Pelindo III Benoa Iwan Sabatini mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengerukan di kolam pelabuhan timur.

"Saat ini sudah kami melakukan pengerukan kolam di bagian timur. Karena itu, dipastikan ke depannya bisa lebih baik di kawasan pelabuhan tersebut dan kapal pesiar akan merapat dengan sempurna," tukasnya.

Iwan Sabatini mengatakan, pada tahun 2012 menargetkan kunjungan kapal pesiar sebanyak 38 hingga 40 unit.

"Untuk jadwal kunjungan kapal pesiar di Pelabuhan Benoa ada peningkatan dibanding tahun 2011 sebanyak 35 unit," katanya. (jk)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...