Kemenparekraf: Palu berkesempatan masuk program kota kreatif Indonesia

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengatakan Kota Palu, Sulawesi Tengah berkesempatan masuk menjadi bagian kabupaten/kota kreatif Indonesia sebagai salah satu program nasional kementerian tersebut.

"Ini momen penting berjejaring dengan konstituen lainnya yang masuk dalam program kabupaten kota kreatif dalam rangka meningkatkan kegiatan usaha ekonomi kreatif nasional," kata Direktur Infrastruktur Ekraf Kemenparekraf Hariyanto pada penandatangan berita acara hasil uji petik penilaian mandiri kabupaten/kota kreatif Indonesia di Palu, Jumat.

Ia menjelaskan, dari hasil uji petik kurang lebih 488 pelaku ekonomi kreatif mengisi borang kota kreatif Kemenparekraf sekaligus menjadi kota pertama yang mengambil peran dalam program ini.

Dalam mendukung pengembangan program ini, subsektor film, animasi dan video terpilih menjadi gerbong lokomotif penggerak Ekraf di ibu kota Sulteng mewakili subsektor lainnya.

"Palu menjadi bagian penting dalam program unggulan Kemenparekraf, dan sub sektor lainnya harus saling mendukung dan berkesinambungan guna memajukan kota kreatif," ujar Hariyanto.

Ia mengemukakan, saat ini kurang lebih 114 kabupaten/kota di Indonesia ikut ambil bagian dalam meningkatkan Ekraf nasional, hal ini sejalan dengan nawacita Pemerintah Pusat membangun Indonesia dari pinggiran dengan memanfaatkan potensi pada masing-masing daerah.

Oleh karena itu, uji petik di lakukan pihaknya sebagai langkah awal dari seluruh rangkaian program selanjutnya berkaitan dengan Ekraf, yang mana model pendekatan dilakukan dari bawah yang melibatkan semua subsektor Ekraf.

"Guna mendorong program ini tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Daerah," ucap Hariyanto.

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengemukakan, pemerintah setempat memberikan apresiasi atas keikutsertaan ibu kota Sulteng dalam memajukan Ekraf nasional.

"Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait perlu memanfaatkan peluang ini dengan baik. Pelaku Ekraf di Palu juga siap memajukan sektor ini, maka sudah seharusnya tercipta kolaborasi antara pemerintah dan pelaku Ekraf yang juga tidak terlepas dari peningkatan perekonomian daerah," kata Hadianto.

Baca juga: Kadin Palu dorong pelaku usaha manfaatkan fasilitas pengurusan HKI

Baca juga: Ekowisata diharapkan jadi barometer pariwisata Kota Palu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel