Kemenperin Buka Program Vokasi Setara D1, Lulus Langsung Kerja

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kementerian Perindustrian resmi membuka Program Vokasi Setara Diploma I (D1) di bidang Industri. Hal itu bentuk komitmen dalam upaya penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM) kompeten untuk memenuhi kebutuhan sektor industri sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Arus Gunawan mengungkapkan, penciptaan SDM yang terampil merupakan langkah strategis guna menopang pertumbuhan sektor industri. Serta memaksimalkan perluang bonus demografi di Indonesia.

“Upaya ini diwujudkan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan melibatkan mitra industri,” kata Arus di Mempawah, Kalimantan Barat, dikutip Selasa, 8 Juni 2021.

Dia menyampaikan, penandatanganan nota kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk membuka program pendidikan vokasi industri setara D1 telah dilakukan. Program ini menggandeng Politeknik ATI Makassar dan SMK-SMTI Pontianak selaku unit pendidikan vokasi industri di bawah binaan BPSDMI Kemenperin.

Baca juga: Menteri Investasi Bingung Anggaran Turun saat Target Dinaikkan

“Diharapkan, upaya ini juga dapat memperkecil competency gap antara dunia industri dengan institusi pendidikan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri Kemenperin, Iken Retnowulan menjelaskan, program vokasi D1 hasil kerja sama dengan Pemkab Mempawah tersebut, diselenggarakan selama satu tahun dan terdiri dari dua program studi.

Yaitu, Teknik Perawatan Mesin Industri dan Teknik Kimia Proses Industri. Masing-masing prodi dibuka untuk 30 mahasiswa sehingga total menjadi 60 mahasiswa.

“Lulusan program setara D1 ini akan langsung diserap bekerja oleh delapan mitra industri,” sebut Iken.

Kedelapan perusahaan tersebut, yakni PT Delta Oriental Kapuas, PT Gemilang Asia Sejahtera (GAS), PT Penguin Indonesia Cabang Pontianak, dan PT Cemindo Bangun Persada. Kemudian, PT Berdikari, PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), PT Kalimantan Kelapa Jaya, dan PT Cocotama Makmur Abadi.

“Harapannya, melalui program setara D1 ini dapat menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap kerja di industri dan dapat memenuhi tingginya kebutuhan tenaga kerja industri di Kabupaten Mempawah,” imbuhnya.

Kepala SMK SMTI Pontianak Sih Parmawati menyatakan, pihaknya siap menjembatani kerja sama antara Pemkab Mempawah dengan BPSDMI Kemenperin untuk merealisasikan politeknik di Mempawah. Apalagi, daerah tersebut termasuk satu di antara daerah yang perkembangan industrinya sangat pesat.

Kemudian, Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri pun mengaku siap membantu Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam menyiapkan SDM industri kompeten untuk mendukung kemajuan sektor industri. Kolaborasi antara BPSDMI, Pemkab Mempawah, dan Politeknik ATI Makassar terus terjalin ke depannya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel