Kemenperin: IKM pembuat lampu LED modern sabet penghargaan IGDS

·Bacaan 2 menit

Produk Industri Kecil Menengah (IKM) bernama Luxium Lamp buatan duo Santi Alaysius dan Hamphrey Tedja meraih juara ketiga kategori Design Product untuk kelompok furnitur dan perabot rumah pada ajang Indonesia Good Design Selection (IGDS).

“Setiap desainer produk bersaing tak hanya menciptakan produk yang modern tetapi juga berkualitas, sehingga siap dipasarkan di pasar domestik dan internasional,” ujar Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih lewat keterangan resmi diterima di Jakarta, Jumat.

Ketua Umum Himpunan Desain Interior Indonesia sekaligus Juri IGDS 2020 Rohadi menyampaikan desain dari lampu itu inovatif, produksinya bagus, dan menghadirkan inovasi dengan teknologi baru.

Baca juga: Kemenperin pacu IKM bikin desain produk yang menarik lewat kompetisi

Menurutnya, cara kerja lampu ini juga cenderung berbeda dengan lampu pada umumnya. Lampu LED Luxium ditempatkan pada dasar, bukan digantung atau di atas gagangnya.

“Lalu, cahaya lampu yang mengarah ke atas dipantulkan melalui kepala lampu sehingga menimbulkan bayangan yang sedikit berbelok. Terang cahayanya pun mudah diatur sesuai kebutuhan pengguna,” ulasnya.

Di samping itu, kepala lampu Luxium didesain untuk memantulkan cahaya ke banyak arah, sehingga dapat mempengaruhi suasana pada ruangan. Bahkan bentuk Luxium yang geometris, ikonik, dan sederhana cocok dengan selera anak muda.

Dewan Juri IGDS 2020 juga menilai Luxium Lamp yang diproduksi oleh PT Matahari Alka ini cukup solutif dengan fitur pengaturan sentuh pada lampu sehingga memudahkan pemakaian dan menghemat energi.

Baca juga: Tingkatkan mutu desain produk industri, Kemenperin gelar IGDS 2020

Lampu ini dibuat dalam dua ukuran yakni untuk lampu lantai dan lampu meja. Penerang muktahir ini dibanderol seharga Rp6 juta saat pameran IGDS 2020.

Penghargaan IGDS yang digelar setiap tahun sejak 2001 berhasil menjaring produk-produk kreasi baru yang inovatif dan berkualitas dari Tanah Air.

Para pemenang IGDS setiap tahunnya tidak hanya berhak mendapatkan hadiah uang tunai dan piagam, namun juga berkesempatan menimba pengalaman yang berguna bagi pengembangan kreativitas.

Selain itu para peserta mendapat keistimewaan langsung tembus pada seleksi tahap kedua di kontes desain internasional tersebut yang merupakan hasil kerja sama Direktorat Jenderal IKMA Kemenperin dengan Taiwan Design Research Institute (TDRI).

Baca juga: Kemenperin nilai ajang IGDS munculkan citra positif produk anak bangsa

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel