Kemenperin jadi "movement manager" Gernas BBI Mei

·Bacaan 2 menit

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjadi "movement manager" (manager penggerak) Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang memasuki tahun ke-2 pada Mei 2021.

Pada Gernas BBI tersebut Kemenperin menggandeng pemerintah daerah, pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM), platform teknologi pemasaran, pembayaran, logistik, ekosistem pendukung industri, media dan masyarakat.

Kemenperin bersama Bank Indonesia menghadirkan artisan dari Jawa Tengah dan DI Yogyakarta dalam perhelatan Festival Joglosemar, yang bertujuan meningkatkan jumlah IKM yang memanfaatkan pemasaran digital, menciptakan value creation bagi IKM, dan meningkatkan permintaan produk Artisan Indonesia.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan tertulis, Kamis, mengatakan, berbagai program dari Kemenperin dilaksanakan untuk meningkatkan jumlah IKM yang on-boarding, dengan target utama adalah IKM di Provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta, yang dibina melalui workshop e-Smart IKM bekerja sama dengan marketplace.

"Sampai dengan 8 Mei 2021, jumlah pendaftar e-Smart IKM sebanyak 1.246 unit usaha," kata Menperin.

Program e-Smart IKM sudah berjalan sejak 2017 dan telah melatih 13.184 pelaku IKM di seluruh Indonesia. Pelaku IKM yang telah mendaftar melalui esmartikm.id akan dilakukan kurasi dan mendapatkan pembinaan lanjutan (sustainability program) untuk menjaga IKM kelangsungan penjualan secara online.

Pada program penciptaan value creation bagi IKM, pembinaan telah yang dilakukan, antara lain melalui bimbingan teknis dan fasilitasi peningkatan teknologi, fasilitasi standarisasi/sertifikasi IKM, dan penguatan sentra IKM.

Sedangkan pada program peningkatan permintaan produk artisan, dilakukan melalui fasilitasi kemitraan, link and match, dan pameran.

Artisan merupakan pelaku UMKM/IKM yang menghasilkan produk dan jasa dengan nilai tambah dan kualitas tinggi, serta keunikan dan spesialisasi yang tidak banyak dimiliki oleh negara lainnya.

Guna menyukseskan dan memperluas kampanye Gernas BBI Festival Joglosemar ini, Kemenperin juga bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan untuk penyediaan showcase di lima Bandara, yaitu Bandara Soekarno Hatta (Jakarta), Bandara YIA (Yogyakarta), Bandara Ahmad Yani (Semarang), Bandara Adi Soemarmo (Solo) dan Bandara Ngurah Rai (Bali).

Acara Puncak Festival Joglosemar yang dilaksanakan di Candi Borobudur pada 20 Mei 2021 ini menampilkan produk Artisan dari daerah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta yang telah dikurasi oleh Bank Indonesia, melalui fashion show dan pameran.

Bagi masyarakat umum yang ingin melihat produk artisan tersebut dapat langsung mengunjungi laman festivaljoglosemar.com serta berbelanja langsung produk Artisan di Gallery UMKM DIY - Gedung Heritage Bank Indonesia DIY, Mall Puri Indah Jakarta, dan Mall Kota Kasablanka Jakarta.

"Kami berharap masyarakat dapat mendukung program Gernas BBI ini dengan mengkonsumsi produk-produk ini demi kemajuan Artisan Indonesia,” ujar Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita.

#GernasBBI


Baca juga: Menko Marves optimistis 30 juta UMKM "onboarding" pada 2023

Baca juga: Semarak Bangga Buatan Indonesia di Festival Joglosemar

Baca juga: Menperin: Festival Joglosemar tingkatkan jumlah IKM

Baca juga: Presiden: UMKM pilar penting kebangkitan ekonomi