Kemenperin salurkan bantuan untuk 10 IKM motor modifikasi di Gorontalo

Kementerian Perindustrian dan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo menyalurkan mesin dan peralatan kepada 10 pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di bidang motor modifikasi di Gorontalo, Senin.

Direktur Industri Kecil Menengah Logam Mesin Elektronika Alat Angkat dan Aneka Kementerian Perindustrian, Dini Hanggandari menjelaskan pihaknya memberi perhatian terhadap peningkatan daya saing IKM motor modifikasi.

Menurutnya, pada tahun anggaran 2022 Kemenperin telah melaksanakan bimbingan teknis pengelasan untuk IKM motor modifikasi di Gorontalo.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan kompetensi SDM di bidang pengelasan, agar pelaku IKM memberikan jaminan kualitas produk kepada konsumen,” kata Dini di Gorontalo.

Ia menjelaskan peningkatan produktifitas IKM dapat diupayakan melalui kelengkapan mesin dan peralatan, sehingga pihaknya memberikan fasilitasi bantuan bagi pelaku IKM tersebut.

Dini berharap kelompok usaha bersama yang mendapat bantuan itu, dapat tumbuh dan menjadi mitra yang saling mendukung, meningkatkan produktifitas, dan daya saing.

Ia mengingatkan bantuan tidak bisa dipindahtangankan kepada pihak lain, apalagi diperjualbelikan.

Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo Risjon Sunge menjelaskan penerima bantuan berasal dari tiga kabupaten dan kota.

Fasilitas mesin dan peralatan ini merupakan bagian dari program kegiatan, yang dilaksanakan Direktorat Industri Kecil Menengah Logam Mesin Elektronika Alat Angkat dan Aneka.

“Kepada IKM logam yang telah menerima fasilitas ini, seharusnya lebih profesional ke depannya,” kata Risjon.

Ia juga berharap kolaborasi bersama Kemenperin tersebut, dapat merangsang berkembangnya IKM di daerah yang kemudian berdampak pada pertumbuhan ekonomi.


Baca juga: Kemenperin angkat potensi IKM tekstil serat nanas
Baca juga: Kemenperin: Industri makanan dan minuman jadi bantalan saat krisis
Baca juga: Kemenperin fokus kembangkan sentra IKM, perkuat daya saing