Kemenpora Ingin HSP 2022 Jadi Momentum Mengambil Spirit & Bersatu dalam Keragaman

Merdeka.com - Merdeka.com - Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-94 Tahun 2022 tanggal 28 Oktober 2022 akan dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Tema dari peringatan HSP tahun ini adalah Bersatu Bangun Bangsa.

Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Ni'am Sholeh mengatakan, Hari Sumpah Pemuda merupakan salah satu fase dalam sejarah terkait peran dan kepeloporan anak muda dalam mengikhtiarkan persatuan di tengah keragaman.

"Nah itu harus kita ambil spirit dan komitmen untuk bersatu dalam keragaman. Bagaimana keragaman itu bisa menjadi satu kekuatan, dan anak muda bisa berperan secara optimal dalam membangun komitmen bersatu membangun bangsa secara bersama," kata Deputi Ni'am dalam podcast Spora di Jakarta, Kamis (20/10) lalu.

Menurut Ni'am, dalam membangun sebuah bangsa perlu adanya sinergi dari semua pihak. Tak hanya kaum muda saja, seluruh elemen masyarakat harus bersatu demi mewujudkan cita-cita bangsa.

"Bukan hanya anak muda saja, tapi semuanya punya tanggung jawab membangun bangsa. Kita harus menggelorakan komitmen sumpah pemuda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Harus ada kesadaran secara kolektif," ujar Deputi Ni'am.

Deputi Ni'am melanjutkan, peringatan HSP ke-94 Tahun 2022 akan dilakukan secara kombinasi, langsung maupun diikuti virtual. Rencananya, akan ada berbagai rangkaian kegiatan tersebut. Misalnya kemah pemuda Indonesia, senam bersama, hingga kirab.

"Jadi spiritnya kita dorong partisipasi dan perwakilan keterlibatan anak muda. Membangun komitmen bersama di tengah keberagaman. Anak-anak muda yang memiliki inovasi dan kreativitas harus kita dukung untuk bisa berprestasi," jelas Deputi Ni'am.

Deputi Ni'am juga menerangkan alasan pemilihan IKN sebagai lokasi puncak Hari Sumpah Pemuda Tahun 2022. Menurutnya, ini merupakan salah satu bagian dalam membangun sejarah.

"Ya pemilihan IKN salah satunya adalah komitmen kita bersama dalam membangun sejarah masa depan. Ini jadi salah satu tonggak sejarah untuk masa depan dalam menyongsong era keemasan. Momentum Hari Sumpah Pemuda harus kita jadikan kesempatan untuk merefleksi kembali spirit kebersamaan di tengah keragaman," pungkas Deputi Ni'am. [hhw]