Kemenpora targetkan vaksinasi atlet PON Papua selesai Juli

Bayu Kuncahyo
·Bacaan 2 menit

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menargetkan dapat merampungkan vaksinasi COVID-19 bagi para atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua pada Juli sebelum pesta olahraga empat tahunan itu dimulai pada 2 Oktober mendatang.

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan rapat internal bersama KONI Pusat pekan lalu yang secara khusus membahas vaksinasi atlet PON.

“Dalam rapat itu sudah dipersiapkan untuk vaksinasi mungkin perkiraannya (selesai) sekitar Juli atau Agustus paling lambat dengan asumsi sekarang tahap awal melakukan pendataan dulu karena ini belum ada entry by name,” kata Gatot saat dihubungi Antara di Jakarta, Senin.

“Tapi kan gambaran kasarnya sudah ada, siapa saja yang mau berangkat meski belum ada entry by name,” sambung dia.

Baca juga: Pemprov Papua: Menkes jamin stok vaksin COVID-19 aman jelang PON
Baca juga: PCI harapkan venue kriket PON dapat digunakan pada Juni 2021

Gatot mengakui bahwa proses pendataan bukan hal yang sepele apalagi sejumlah atlet daerah di beberapa provinsi sudah mulai menerima vaksin COVID-19.

Selain itu, vaksinasi COVID-19 juga sudah dilakukan kepada para atlet dan tenaga pendukung dari 40 cabang olahraga prioritas yang dipersiapkan mengikuti kejuaraan pada tahun ini.

Maka untuk mencegah terjadinya input data ganda, Kemenpora meminta KONI Pusat untuk memastikan kepada KONI daerah siapa saja atlet dan anggota kontingen yang belum menerima vaksin.

“Nanti akan kami sisir. Kami akan mengirim surat kepada KONI Pusat agar disampaikan kepada KONI kepada daerah untuk memastikan di daerah itu yg betul-betul menjadi anggota kontingen untuk PON yang belum di vaksin itu siapa saja. Jangan sampe ada dobel,” ujar Gatot.

Terkait nasib pelaksanaan PON 2020, Gatot memastikan bahwa PON Papua akan tetap digelar sesuai jadwal pada 2-15 Oktober mendatang sesuai dengan hasil rapat kabinet terbatas bersama Presiden Joko Widodo pada 15 Maret lalu.

Baca juga: Tim senam Sulsel targetkan satu emas pada PON XX di Papua
Baca juga: Ketua DPD RI minta panitia PON Papua antisipasi dua masalah non teknis
Baca juga: Wagub Papua: Masyarakat sekitar venue PON wajib vaksinasi COVID-19