KemenPPPA dorong generasi muda punya semangat menuntut ilmu

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mendorong generasi muda agar dapat memiliki semangat besar untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya bahkan hingga ke luar negeri.

"Pendidikan merupakan salah satu kunci menuju kesejahteraan dan kesuksesan, baik itu kesuksesan sebagai individu maupun bagi kesejahteraan dan kemajuan bangsa. Oleh karenanya, pendidikan memiliki peran penting dan krusial bagi sebuah bangsa, karena ini menjadi modal utama menuju kehidupan masyarakat yang lebih baik dan sejahtera," ujar Asisten Deputi Pemenuhan Hak Sipil, Informasi dan Partisipasi Anak Kementerian PPPA Endah Sri Rejeki saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Pihaknya berharap generasi muda Indonesia kedepannya bisa menjadi SDM yang berkualitas dan berdaya saing hingga di tingkat global dan dapat berkontribusi dalam menyejahterakan dan memajukan bangsa.

Baca juga: Lima tips taklukan beasiswa luar negeri

Baca juga: MGBK gelar pameran pendidikan virtual yang diikuti kampus luar negeri

Terkait pentingnya pendidikan tersebut, Endah mengatakan bahwa anak-anak dan remaja harus memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu.

Semangat ini sejalan dengan RPJMN 2020–2024 yang salah satu dari tujuh agenda utamanya yaitu meningkatkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing.

"Salah satu dari tujuh agenda utama RPJMN adalah meningkatkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing, yaitu SDM yang sehat, cerdas, adaptif, inovatif, terampil dan berkarakter. SDM ini tentunya mampu bersaing secara global dan memiliki integritas yang tinggi," ujar Endah.

Menurut Endah, menempuh pendidikan di luar negeri dapat menciptakan pribadi yang tangguh karena siswa akan dihadapkan dengan tantangan untuk hidup mandiri dan memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan budaya atau kebiasaan baru yang berbeda dengan di Tanah Air.

“Saat menempuh pendidikan di luar negeri, kita juga bisa mengadopsi budaya atau kebiasaan baik yang biasa diterapkan sehari-hari di negara-negara maju, seperti disiplin waktu, disiplin mengantre. Hal-hal ini dapat membangun nilai-nilai positif dan integritas dalam diri. Tentunya kita juga perlu memilah untuk tidak mengambil nilai-nilai yang kurang baik dan tidak sesuai dengan nilai moral bangsa," ujar Endah.

Baca juga: NTB jalin kerja sama dengan 18 universitas di Malaysia

Baca juga: 41 penerima Beasiswa usung misi persaudaraan ke Tiongkok

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel