KemenPPPA: Keluarga berperan penting tumbuhkan minat membaca anak

Plt Deputi Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Rini Handayani menekankan peran penting keluarga dalam menarik minat anak-anak untuk membaca buku.

"Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa sehingga kita perlu bersama-sama meningkatkan literasi dan kegemaran membaca pada anak-anak. Keluarga memiliki peran esensial dalam memantik minat membaca anak-anak," tutur Rini Handayani dalam keterangan, Jakarta, Jumat.

Baca juga: Metode "read aloud" dapat tingkatkan minat baca anak

Rini Handayani mengatakan orang tua dapat memulai mengenalkan anak-anak dengan bacaan-bacaan yang sesuai dengan tingkatan usia anak.

"Ayah dan bunda dapat memulai dengan memberikan bacaan-bacaan yang sesuai dengan tingkatan usia anak, mendongeng kisah-kisah pahlawan terdahulu ataupun cerita rakyat yang sesuai dengan perkembangan anak, mengajak anak-anak ke perpustakaan ataupun taman bacaan," tuturnya.

Baca juga: Guru dan orang tua berperan tumbuhkan kebiasaan baca anak

Pihaknya mengatakan menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, terdapat pasal yang menegaskan bahwa seorang anak memiliki hak untuk mendapatkan informasi sesuai dengan tahapan usia dan perkembangannya.

Oleh karena itu KemenPPPA bekerja sama dengan Perpusnas RI untuk mengembangkan program-program dan kegiatan yang menarik bagi anak.

"Perpusnas RI sebagai mitra kami membuktikan dan sepakat untuk mengembangkan program-program dan kegiatan yang maju dan menarik terutama bagi anak, yang dapat disinergikan bersama dalam sebuah konsep yang menjadikan perpustakaan di seluruh Indonesia ramah dan bersahabat dengan anak," kata Rini Handayani.

Baca juga: Tumbuhkan minat baca anak-anak dengan membaca nyaring

Rini Handayani berharap dengan upaya ini, literasi anak-anak Indonesia akan meningkat dan mereka menjadi gemar membaca.

"Hal ini tentu akan sangat mendukung terwujudnya budaya membaca yang diharapkan dapat mewujudkan budaya gemar membaca dan akan berkontribusi signifikan pada meningkatnya literasi anak-anak Indonesia," katanya

Baca juga: Akademisi: Orang tua perlu tumbuhkan minat baca anak
Baca juga: Penggunaan gadget jadi tantangan peningkatan minat baca anak