Kemensos buka sentra pemasaran UMKM di Aceh

·Bacaan 1 menit

Kementerian Sosial (Kemensos) RI akan membuka sentra pemasaran produk-produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Provinsi Aceh.

Menteri Sosial RI Tri Rismaharini di Aceh Besar, Kamis, mengatakan sentra pemasaran produk UMKM tersebut tidak hanya dibuka di Aceh, tetapi juga di provinsi lainnya.

"Sentra pemasaran UMKM ini akan dibuka di balai-balai Kementerian Sosial di seluruh Indonesia, termasuk Aceh. Sentra ini akan mendukung pemasaran produk UMKM," kata Tri Rismaharini.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Sosial RI Tri Rismaharini dalam kunjungannya ke Loka Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (LRSAMPK) Darussaadah di Aceh Besar.

Mantan Wali Kota Surabaya, Jawa Timur itu mengatakan sentra tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat, baik mereka yang sedang menjalani rehabilitasi sosial di balai-balai Kemensos, disabilitas, maupun penerima bantuan sosial serta masyarakat umum lainnya.

Tri Rismaharini mengatakan semua orang yang memanfaatkan keberadaan tempat atau sentra yang akan dibuka tersebut untuk memasarkan produk UMKM tidak dipungut uang sewa.

"Siapa saja bisa memanfaatkan sentra pemasaran tersebut untuk menjual produknya. Pembentukan sentra tersebut mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Tri Rismaharini.

Dalam kunjungannya tersebut, Menteri Sosial RI Tri Rismaharini juga menyalurkan bantuan asisten rehabilitasi sosial (atensi) kepada pelaku UMKM dan penyandang disabilitas.

Bantuan diberikan sebagai stimulan terutama untuk memperkuat usaha ekonomi melalui program kewirausahaan sosial seperti kuliner, serta peralatan kerja usaha kopi dan lainnya.

Baca juga: DPR minta pemerintah lebih memacu UMKM masuk pasar e-commerce

Baca juga: Wapres: UMKM halal perlu dukungan kuat untuk penuhi pasar ekspor

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel