Kemensos intervensi keluarga bayi penderita infeksi otak di Bulukumba

Kementerian Sosial melalui Sentra Wirajaya di Makassar kembali melakukan intervensi lanjutan terhadap keluarga Nayla, bayi penderita infeksi otak yang sempat mengalami koma dari Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Kali ini intervensi yang dilakukan melibatkan sejumlah pihak seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba, Relawan Sosial Mandiri, serta Pemerintah Desa Caramming, Kabupaten Bulukumba.

"Semuanya terlibat dalam mendorong pengembangan kewirausahaan dan penguatan ketahanan ekonomi keluarga bayi Nayla," ujar Pelaksana Tugas Kepala Sentra Wirajaya Bambang Tri Hartono di Makassar, Sabtu (6/8).

Ia menganggap, penanganan respon kasus bayi Nayla merupakan contoh kolaborasi yang baik antara beberapa pihak, yakni Sentra Wirajaya, Dinas Sosial, Relawan Sosial Mandiri, Baznas, dan Pemerintah Desa, serta pelibatan masyarakat.

Kolaborasi dalam penanganan kasus seperti ini diharapkan terus berlanjut, sehingga penanganan bagi Penerima Manfaat (PM) dapat dilakukan secara komprehensif.

Baca juga: DPR dan Kemensos serahkan bantuan sosial Rp856,7 juta ke Gianyar

Baca juga: Kemensos beri bantuan Atensi untuk anak-anak pengungsi di Majene

Tidak hanya bagi PM, kolaborasi juga harus dilakukan dalam pengembangan kewirausahaan untuk keluarga (atensi berbasis keluarga).

"Dengan pola kolaborasi ini diharapkan dapat membantu ketahanan ekonomi keluarga dan membuat keluarga lebih berdaya," harapnya.

Sentra Wirajaya bersama pihak lainnya memberikan bantuan langsung usaha kepada keluarga Nayla, Sabtu.

Salah seorang petugas Sentra Wirajaya, mengantarkan dan memberikan bantuan barang untuk usaha jualan campuran (kelontong), sekaligus memberikan bantuan ternak kambing, yang diterima oleh orang tua Nayla.

Sementara itu, pihak Baznas Kabupaten Bulukumba Bustan Kadir memberikan bantuan pembangunan sarana, yakni pembangunan tempat jualan, dan juga bantuan etalase untuk usaha jualan kelontong keluarga Nayla.

Jenis bantuan usaha jualan campuran (kelontong) dan usaha ternak kambing yang diberikan kepada keluarga Nayla merupakan hasil re-asesmen yang telah dilakukan sebelumnya oleh petugas Sentra Wirajaya terkait pengembangan kewirausahaan dan penguatan ketahanan ekonomi keluarga Nayla.

Baca juga: Kemensos berikan bantuan untuk anak di pulau penyangga Batam

Baca juga: Kemensos salurkan bantuan untuk 370 anak di kaki Gunung Rinjani Lombok

Sebelumnya, pada awal Mei sampai awal Juni 2022, Kementerian Sosial melalui Sentra Wirajaya di Makassar telah merespon dan melakukan intervensi terhadap kasus bayi Nayla, mulai dari pendampingan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Begitu pun dengan bantuan penyelesaian tagihan perawatan Nayla sebagai pasien umum.

Pihak Sentra Wirajaya juga memberikan bantuan Atensi (Asistensi Rehabilitasi Sosial) berupa pemenuhan nutrisi dan kebutuhan dasar. Termasuk bantuan akomodasi dan uang saku bagi orang tua Nayla selama Nayla dirawat di rumah sakit.

Saat ini, kondisi bayi Nayla perlahan sudah membaik, dan diperbolehkan untuk kembali ke rumahnya. Pihak rumah sakit merekomendasikan untuk dilakukan chek up terhadap kondisi kesehatan bayi Nayla sekali dalam sebulan.

Baca juga: Kemensos kirim bantuan untuk lansia penjual balon di Kediri

Baca juga: Korban bencana di Kota Sorong dapatkan bantuan Kemensos

Baca juga: Kemensos bantu pengobatan penyandang disabilitas di OKI

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel