Kemensos salurkan bantuan Rp400 juta untuk Suku Laut Batam

·Bacaan 1 menit

Kementerian Sosial menyalurkan bantuan senilai Rp400 juta untuk masyarakat Suku Laut di Pulau Bertam, Pulau Lingka dan Pulau Gara, Kota Batam, Kepulauan Riau, guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil Kemensos RI Muhammad Syafii Nasution mengatakan bantuan itu berupa perlengkapan menangkap dan mengolah ikan, yang diberikan kepada 16 kelompok masyarakat masing-masing Rp25 juta.

Baca juga: Suku Laut Riau korban gelombang pasang terima bantuan logistik

"Ini hasil analisa tim kami di lapangan, masyarakat Pulau Bertam, Gara dan Lingka mata pencahariannya adalah nelayan. Untuk itu membutuhkan jaring, motor tempel juga baterai," kata Syafii saat menyerahkan bantuan langsung kepada masyarakat Suku Laut di Pulau Bertam Kota Batam, Kamis.

Ia menegaskan penyaluran bantuan akan terus dilakukan, dengan pemetaan. Saat ini pihaknya masih menjalankan fokus grup diskusi untuk program lanjutan terhadap masyarakat Suku Laut.

Baca juga: Rumah Suku Laut rusak diterjang gelombang, BPBD Riau beri bantuan

Kemensos juga akan terus melanjutkan bantuan PKH, BPNT (e-Warong) dan BST berjalan untuk warga setempar.

"Kami akan laporkan hasil analisa kami, ke Ibu Mensos Tri Rismaharini dan secara berkelanjutan tim akan turun di pulau ini," kata dia.

Di tempat yang sama, Wali Kota Batam Muhammad Rudi menegaskan akan terus melakukan pembangunan, di pulau utama dan pulau-pulau penyangga.

Baca juga: FISIP UMRAH dorong kolaborasi majukan suku laut di Lingga

"Suku laut kita perhatikan dan seluruh masyarakat Kota Batam akan kami ayomi," kata Rudi.

Di depan warga, ia menyampaikan komitmennya untuk membangun lapangan olahraga, membenahi masjid, sekolah, dan kebutuhan puskesmas pembantu yang berlokasi di sana.

"Kami pemerintah pastilah akan memikirkan semua tentang kesejahteraan masyarakat. Kami tetap berusaha untuk mewujudkan hal itu," kata Rudi.

Baca juga: Risma sebut penunjukan Wamensos merupakan kewenangan Presiden

Baca juga: Mensos minta pemda percepat pencairan bansos memasuki akhir tahun

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel