Kementan Bangun Irigasi Perpipaan untuk Petani Garut

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian. Salah satunya dengan membangun irigasi perpipaan sebagaimana dibangun Desa Dano, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut.

Irigasi perpipaan yang diperuntukkan Kelompok Tani Lembur Sauyunan itu dimaksudkan agar pasokan air bagi lahan persawahan tak terganggu. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menerangkan, air merupakan kebutuhan mutlak untuk sektor pertanian. Tanpa air, Mentan SYL menilai mustahil pertanian akan berkembang dengan baik.

"Air itu salah satu faktor penting bagi pertanian. Untuk itu, irigasi perpipaan ini merupakan program strategis untuk mengaliri lahan persawahan milik petani agar tak terganggu," ujar Mentan SYL.

Menurut Mentan, pasokan air amat penting untuk menggenjot produktivitas pertanian di Kabupaten Garut. Bagi Mentan SYL, aktivitas pertanian tidak boleh terganggu. Pertanian tidak boleh bermasalah.

"Oleh karena itu, kita memastikan air selalu tersedia untuk mendukung produksi pertanian, salah satunya melalui irigasi perpipaan," ujar Mentan SYL.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil menuturkan, irigasi perpipaan bisa menjadi solusi saat kemarau.

"Sebagai bagian dari water management, irigasi perpipaan ini memastikan air bisa selalu tersedia untuk memenuhi kebutuhan lahan pertanian, termasuk saat kemarau. Sehingga produksi pertanian benar-benar tidak terganggu," kata Ali.

Ali berharap masyarakat sekitar bisa menjaga dan memaksimalkan fungsi irigasi perpipaan ini.

"Sehingga bukan hanya produktivitas yang meningkat, tetapi juga pendapatan para petani," katanya.

Direktur Irigasi Dirjen PSP Kementan, Rahmanto menambahkan, irigasi perpipaan untuk Kelompok Tani Lembur Sauyuran ini diselenggarakan juga untuk menjaga tingkat kesejahteraan petani.

"Untuk bak penampungan lebar 1.5 meter, panjang 1.5 meter, kedalaman 1.6 meter dengan tinggi bangunan 1.7 meter. Untuk perpipaan panjang 200 meter dengan diameter 3 meter," ujar Rahmanto.