Kementan datangkan sapi bebas PMK dari NTT untuk kebutuhan kurban

Kementerian Pertanian mendatangkan sapi bebas penyakit mulut dan kuku (PMK) dari Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur yang merupakan daerah hijau penyebaran PMK untuk kebutuhan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha.

"Hari ini KM Camara Nusantara 1 tiba dan mengangkut sebanyak 550 ekor dan selanjutnya besok hari Sabtu KM. Camara Nusantara 2 akan memuat sebanyak 533 ekor sapi," kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang menginspeksi langsung kedatangan kapal ternak tersebut di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Jumat.

Kapal Camara Nusantara telah mendatangkan total sebanyak 19.541 ekor sejak beberapa waktu lalu hingga hari ini. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban bebas PMK di wilayah Jawa, khususnya Jabodetabek.

Syahrul mengatakan hewan ternak yang dikirim sudah mendapat tindakan karantina guna memastikan sapi tersebut sehat dan bebas PMK. Selain itu, sapi-sapi juga telah memiliki Sertifikat Kesehatan Hewan (SKH) yang dikeluarkan oleh Badan Karantina Daerah untuk memastikan kesehatannya dan bebas dari PMK.

“Jadi ini sangat serius kita tangani, kita tidak boleh menganggap ringan. Setelah melalui 14 hari masa karantina di daerah asal untuk menjamin keamanan dan kesehatan bebas PMK, kita juga menyiapkan dokter hewan yang diperbantukan naik ke kapal untuk mengecek kesehatan hewan di kapal," kata Mentan.

Selain dari NTT, sapi juga didatangkan melalui tol laut dari Bima NTB sebanyak 6.569 ekor, dan melalui jalur Bima-Boyolali dilanjutkan tol darat ke DKI Jakarta sebanyak 3.895 ekor.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasrullah menyampaikan ketersediaan hewan kurban mencapai 2.205.660 ekor hingga tanggal 10 Juni 2022 yang terdiri atas sapi, kerbau, kambing, dan domba di seluruh Indonesia menjelang Hari Raya Idul Adha.

Nasrullah mengatakan, proyeksi kebutuhan pemotongan hewan kurban diperkirakan mencapai 1.814.402 ekor, terdiri dari 696.574 ekor sapi, 19.652 ekor kerbau, 733.784 ekor kambing, dan 364.393 ekor domba.

"Proyeksi ini mempertimbangkan kenaikan jumlah pemotongan hewan kurban sebesar 5 hingga 10 persen dari jumlah pemotongan tahun lalu 2021," kata Nasrullah.


Baca juga: Pemerintah akan bentuk Satgas Penyakit Mulut dan Kuku
Baca juga: Sudah 19.830 ekor ternak di Aceh terinfeksi PMK
Baca juga: Penyakit mulut dan kuku mengancam produktivitas ternak

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel