Kementerian BUMN Belum Tanggapi Hasil Audit BPK

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Merdeka.com
    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    MERDEKA.COM. Menteri BUMN Dahlan Iskan menyayangkan keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menginstruksikan untuk menunda rencana pelepasan saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) untuk kemudian dialihkan ke Bank Mandiri. …

  • AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    Merdeka.com
    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    MERDEKA.COM. PT Angkasa Pura II bersiap mengembangkan bandar udara berkonsep kebun binatang di Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi. Kementerian Perhubungan langsung mengkaji rencana itu, karena berkaitan dengan keselamatan penerbangan.Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan mengaku baru mendengar proposal AP II itu. Dia mempersilakan operator bandara berkreasi dengan konsep layanan penerbangan, asal keamanan terjamin. ... …

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara masih bungkam mengenai perusahaan BUMN yang mengalami kerugian. "Sedang kami teliti, lagi kami cek, saya belum bisa ngomong apa-apa," ujar Sekretaris Kementerian BUMN Wahyu Hidayat dengan nada meninggi ketika dihubungi Tempo, Senin pagi, 15 Oktober 2012.

Ia pun tidak menjawab pertanyaan Tempo mengenai langkah-langkah konkret ke depan yang akan dilakukan BUMN. "Itu internal kami saja (BUMN). Anda belum perlu tahu. Saya khawatir akan salah ngomong. Intinya sedang kami teliti sendiri terlebih dahulu," ujarnya. Ia pun menolak memberikan gambaran siapa dan kapan penelitian itu selesai.

Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan menemukan potensi kerugian sebesar Rp 1,73 triliun pada enam perusahaan badan usaha milik negara (BUMN). Perusahaan itu adalah PT Hotel Indonesia Natour, PT PAL Indonesia, PT Semen Gresik Tbk, PT Industri Kereta Api, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut, dan PT Pertamina.

Kerugian diketahui setelah lembaga auditor negara itu melakukan pemeriksaan pada semester pertama tahun ini. Menurut anggota VII BPK, Bahrullah Akbar, lembaganya menemukan bermacam kejanggalan dalam pengelolaan perusahaan. Di antaranya sistem pengendalian intern yang lemah, penyimpangan administrasi, dan ketidakpatuhan terhadap ketentuan undang-undang. Sedangkan penyimpangan terbanyak adalah penggelembungan harga proyek.

Tak hanya itu, belakangan juga diketahui investasi Pertamina di Australia merugi. Kegiatan Pertamina yang mengakuisisi Blok Baster Manta Gummy (BMG) di Australia bahkan tidak dimasukkan ke rencana kerja dan anggaran perusahaan.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi Pertamina 2010 pada poin 12, menurut BPK, aset minyak dan panas bumi menyebutkan adanya penghapusan nilai atas wilayah kerja BMG milik PT PHE Australia sebesar AUS$ 66,2 juta, atau setara Rp 568 miliar. Atas investasi ini, PHE diharuskan mengakui soal kerugian penurunan nilai aktiva sesuai dengan pedoman standar akuntansi keuangan.

ANANDA PUTRI

Berita ekonomi lainnya:

Pesawat Sriwijaya Air Salah Mendara

Ramai-ramai Menyelewengkan ''Beras Miskin''

Gita Wirjawan Jualan Manggis di Selandia Baru

Investasi Reksa Dana Masih Minim Peminat

Rupiah Sulit Beranjak Dari 9.600

BPK Audit LSerentak Freeport, Antam, dan Newmont

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...