Kementerian BUMN dan Pertanian Kolaborasi Benahi Bibit Pertanian

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Kementerian BUMN terus melakukan koordinasi dan kerja sama dengan berbagai kementerian termasuk dengan Kementerian Pertanian untuk melakukan pembenahan di sektor pertanian. Perusahaan BUMN yang memang banyak bekerja di sektor pertanian seperti Pupuk, Perkebunan, dan lainnya sedang melakukan pembenahan dan sinkronisasi data.

Sinkronisasi data dan kerja sama teknis dengan Kementerian Pertanian menjadi sangat penting karena memang banyak sektor pertanian yang dirambah oleh BUMN. Kerja sama dengan Kementerian Pertanian sudah dimulai dengan Program Data Petani bersama Bank BUMN (Himbara) dan Telkom.

Kerja sama teknis lainnya adalah pengadaan bibit, karena bibit pertanian menjadi faktor penting untuk mendapatkan hasil pertanian yang baik.

Seperti diketahui BUMN yang bergerak di komoditi sawit, tebu, kopi dan kakao cukup banyak, sehingga pengadaan bibit menjadi bagian penting untuk pengembangan perkebunan. Apalagi banyak perkebunan BUMN yang melakukan kerjasama melibatkan petani-petani untuk mendukung produksi BUMN seperti sawit dan tebu.

Pengadaan bibit bagi para petani sawit dan tebu membutuhkan kerjasama antara Kementerian BUMN dan Kementerian Pertanian sehingga para petani mendapatkan bibit yg terbaik dan tersertifikasi. Pengalaman dari BUMN yg bergerak di bidang ini banyak menemukan bibit-bibit bersertifikat palsu yang dibeli oleh para petani dari pihak ketiga.

Bibit-bibit bersertifikat palsu yg sangat merugikan para petani karena memberikan dampak besar hasil komoditi mereka dan tentunya ini juga akan merugikan BUMN karena berdampak kepada volume pasokan ke pabrik2 BUMN.

Kondisi inilah yang membuat Kementerian BUMN mendorong kerjasama untuk sinkronisasi data dan teknis dgn Kementerian Pertanian sehingga disatu sisi para petani mendapatkan bibit terbaik di sisi lain target produksi tercapai. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel