Kementerian BUMN gandeng Vokraf beri pelatihan strategi digital UMKM

Subagyo
·Bacaan 2 menit

Kementerian BUMN menggandeng Vokraf, platform edukasi online, untuk memberikan pelatihan strategis digital untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) binaan Rumah BUMN bertajuk UMKM GOL (UMKM Go-Online).

Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga berharap pelatihan yang didukung sejumlah BUMN seperti Telkom, Bank Mandiri, BRI, BTN, BNI dan Pertamina itu dapat mendorong UMKM untuk bisa mengambangkan bisnis.

"Harapan kami dengan hadirnya pelatihan ini maka UMKM bisa mengembangkan bisnisnya menjadi lebih besar lagi, terlebih dengan metode online seperti ini sangat baik karena mampu menjangkau seluruh UMKM Binaan yang ada di penjuru negeri," katanya dalam Kickoff UMKM GOL, Selasa.

Arya menjelaskan hingga saat ini terdapat 246 Rumah BUMN yang tersebar di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Rumah BUMN memberi manfaat bagi UMKM dari sisi akses peningkatan kompetensi, pemanfaatan teknologi digital dan permodalan.


Baca juga: Rumah BUMN diharapkan bantu UMKM naik kelas

Baca juga: Teten Masduki apresiasi aplikasi INFINA bantu UMKM "go online"

Pelatihan pemanfaatan teknologi digital bersama Vokraf, menjadi salah satu cara mendorong peningkatan UMKM yang dimaksud.

CEO Vokraf Fina Silmi Febriyani menjelaskan UMKM GOL merupakan contoh kolaborasi nyata lintas sektor baik pelaku pendidikan, pelaku industri, dan pemerintah untuk meningkatkan kapabilitas pelaku UMKM.

Vokraf sendiri merupakan platform edukasi online yang berfokus untuk meningkatkan talenta muda sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan oleh industri kreatif.

Program pelatihan UMKM GOL akan berlangsung selama dua bulan, mulai dari awal Maret hingga akhir April 2021. Program itu merupakan perpaduan dari belajar mandiri dan webinar yang akan diisi oleh para ahli di bidangnya.

Rangkaian kegiatan belajar mandiri terdiri dari video belajar, assignment (tugas), dan feedback expert (masukan dari ahli).

"Semoga UMKM GOL bisa menjadi langkah awal yang baik untuk mendukung terwujudnya salah satu Visi Indonesia 2045 yaitu manusia Indonesia unggul, berbudaya dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," kata Fina.


Baca juga: Holding ultra mikro dinilai mampu dorong ekosistem pembiayaan UMKM

Baca juga: Pemerintah susun skema penyerapan produk UMKM oleh BUMN

Baca juga: Wamen BUMN: Kemitraan BUMN dan UMKM penting dalam pemulihan ekonomi