Kementerian BUMN ungkap dua tujuannya dalam Gernas BBI bantu UMKM

·Bacaan 3 menit

Kementerian BUMN mengungkapkan dua tujuan dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia melalui pameran virtual industri kreatif UMKM BRILIANPRENEUR yang mengambil tema LOKAL KEREN JATIM dalam membantu para pelaku UMKM.

Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting mengatakan bahwa tujuan atau objektif dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) tidak terlalu berbeda ketika gernas ini diluncurkan pertama kali pada Mei 2020 oleh Presiden Joko Widodo.

"Pada dasarnya terdapat dua hal yang ditekankan dari Gernas BBI yakni pertama adalah bagaimana kita mendorong masyarakat kita untuk mencintai dan membeli produk lokal tentunya terutama dari produk-produk UMKM Indonesia. Kedua, kita juga mendorong UMKM-UMKM untuk dapat memanfaatkan teknologi digital dalam mendukung usaha. Khusus di masa pandemi maka yang relevan adalah bagaimana UMKM bisa tetap memperluas jaringan pemasaran tidak hanya secara offline, namun juga bisa secara online," ujar Loto dalam konferensi pers daring Bangga Buatan Indonesia: Jawa Timur dari Bank BRI di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Digitalisasi sebaiknya menggunakan produk lokal

Loto juga menambahkan bahwa Kementerian BUMN sebagai campaign manager juga akan menjaga untuk turut memastikan agar tujuan tersebut selain tercapai, tetapi juga seluruh peserta maupun pemangku kepentingan yang terlibat dalam kegiatan ini maka sebaiknya bersama-sama terus berkolaborasi sehingga apa yang diharapkan melalui kegiatan tersebut supaya omzet UMKM meningkat melalui partisipasi belanja publik kepada produk-produk lokal.

Di samping itu para UMKM semakin luas jaringan pemasarannya, terakses dengan jaringan pemasaran daring seperti beberapa UMKM yang telah onboarding di beberapa pasar atau marketplace online.

Mengenai komitmen ataupun dukungan kepada pelaku UMKM, Kementerian BUMN bersama dengan para BUMN-BUMN sangat dekat dengan UMKM.

"Tercatat ada dukungan yang kita kelompokkan menjadi lima area yang sudah dilaksanakan dan masih berlangsung hingga saat ini. Lima dukungan itu diantaranya adalah pertama kita melakukan pengembangan UMKM melalui pembinaan, pelatihan, dan pendampingan agar UMKM bisa naik kelas," kata Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN tersebut.

Kemudian yang tidak kalah pentingnya juga adalah dukungan pembiayaan termasuk di sini dukungan penyediaan fasilitas penjaminan maupun juga penyediaan jasa asuransi yang semuanya disediakan oleh BUMN.

Baca juga: Gernas BBI perkuat "branding" artisan lokal melalui platform digital

Bentuk dukungan ketiga yakni ada juga dukungan dalam penyediaan sarana dan prasarana produksi maupun juga bentuk keberpihakan sebagai offtaker ataupun pembeli daripada produk-produk UMKM.

Dukungan keempat, BUMN juga banyak melakukan kurasi maupun juga mendukung pemasaran produk UMKM baik pemasaran secara offline maupun online. Dukungan terakhir adalah BUMN juga turut mendukung distribusi dan logistik produk UMKM ke seluruh wilayah Indonesia.

Kementerian BUMN sebagai campaign manager telah menunjuk BRI sebagai penyelenggara Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia dengan tema Lokal Keren Jatim bertujuan untuk membangun semangat dan aksi mencintai, mengapresiasi, menggunakan dan mengembangkan produk dalam negeri, khususnya sektor UMKM, di kalangan masyarakat umum”.

BRI menggelar pameran virtual industri kreatif UMKM BRILIANPRENEUR yang mengambil tema LOKAL KEREN JATIM. Kegiatan ini merupakan wujud nyata usaha BRI untuk mendorong bangkitnya UMKM Indonesia melalui gerakan nasional #BANGGABUATANINDONESIA (BBI).

Gerakan nasional BBI ini dicanangkan setahun lalu oleh pemerintah dengan tujuan untuk mendukung dan mempromosikan produk lokal Indonesia serta membangun semangat mencintai, mengapresiasi, dan mengembangkan produk dalam negeri, khususnya sektor UMKM.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel