Kementerian Investasi mulai siapkan pertemuan kedua TIIWG

Kementerian Investasi RI mulai menyiapkan pelaksanaan pertemuan kedua Forum Trade Investment and Industry Working Group (TIIWG) di Kota Solo pada 4-7 Juli 2022.

Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI Riyatno di Solo, Rabu mengatakan beberapa tempat pelaksanaan rangkaian acara Presidensi G20 yang disiapkan di antaranya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Pendhapi Gede Balai Kota Surakarta, dan Hotel Alila.

Ia mengatakan nantinya juga akan ada kirab yang dimulai dari Rumah Dinas Wali Kota Surakarta Loji Gandrung menuju Balai Kota Surakarta.

"Kirab budaya ini nanti akan menjadi penutupnya," katanya.

Ia mengatakan kirab tersebut akan diikuti oleh para delegasi perwakilan negara anggota G20. Selain itu, dikatakannya, kegiatan tersebut juga akan menampilkan sejumlah UMKM unggulan Kota Solo.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono mengatakan pada pertemuan yang kedua tersebut akan ada tiga kementerian dengan tiga agenda inti.

"Yang pertama mengenai reformasi perdagangan di WTO, kedua mengenai respon terhadap perdagangan dengan industri yang terkait dengan situasi pandemi, dan agenda terakhir mengenai isu investasi. Bagaimana supaya kami bisa membantu upaya pemulihan ekonomi," katanya.

Ia mengatakan nantinya juga akan hadir delegasi dari sejumlah negara, di antaranya Belanda, Singapura, Selandia Baru, dan Uni Emirat Arab.

"Pada pertemuan pertama (TIIWG) yang lalu semua hadir baik secara offline maupun online, Harapan kami pada pertemuan kedua ini mereka semuanya juga bisa hadir," katanya.

Baca juga: Investasi berkelanjutan ciptakan ekosistem dukung pemulihan global

Baca juga: Menperin pertemuan TIIWG ajak UMKM Solo masuk pasar internasional

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel