Kementerian Koperasi salurkan dua hewan kurban sapi melalui Baznas

Kementerian Koperasi dan UKM menyalurkan dua hewan kurban sapi seberat 800 kilogram dan 500 kilogram melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

"Sapi yang diserahkan kepada Baznas juga tentunya sudah melalui pemeriksaan dokter hewan,” kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim di Kantor Baznas lewat keterangan resmi, Jakarta, Sabtu.

Ke depan, ia mengharapkan banyak koperasi yang menyalurkan hewan kurban melalui Baznas.

"Baznas merupakan lembaga resmi dan sudah terpercaya sehingga koperasi-koperasi yang menyalurkan hewan kurban mempercayakan penyalurannya kepada Baznas,” ucap Arif.

Kurban Online Baznas menargetkan dapat menghimpun 8.100 hewan kurban setara kambing pada tahun 2022. Daging kurban akan didistribusikan untuk masyarakat di daerah yang membutuhkan daging kurban dan memiliki angka stunting tinggi.

Dari target Kurban Online BAZNAS Pusat diharapkan dapat menjangkau 352.896 jiwa penerima manfaat yang mencakup 34 rovinsi.

Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Baznas Achmad Sudrajat mengharapkan kerja sama antar kedua instansi tersebut menjadi momentum menguatkan kebersamaan dalam menyejahterakan umat.

"Insya Allah apa yang telah diserahkan oleh Kemenkop ini akan kami sampaikan kepada para mustahik (orang yang berhak menerima zakat), tentunya penyaluran sesuai dengan prinsip aman syari, aman regulasi, dan aman NKRI," ujar Achmad.

Achmad juga menginginkan kerja sama itu berlanjut guna memberikan kesejahteraan masyarakat. "Tentunya, sudah ada koperasi-koperasi yang di bawah Kemenkop telah melakukan kerja sama dengan Baznas," ungkap dia.

Baca juga: Kurban Online Baznas jadi upaya pemerataan distribusi daging kurban
Baca juga: Baznas: Potensi ekonomi kurban capai Rp31,6 triliun
Baca juga: Kemenkop UKM dorong pengembangan ekonomi syariah lewat digitalisasi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel