Kementerian PPPA Beri Penghargaan Polri Atas Penanganan Kasus Kekerasan Anak

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia, I Gusti Ayu Bintang Darmawanti memberikan penghargaan terhadap Kapolri Jenderal Idham Azis. Penghargaan juga diberikan kepada 21 penyidik Siber.

Penghargaan yang diberikan itu dalam acara Malam Pengukuhan Jambore Nasional Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) sebagai Kader Masyarakat Indonesia Bersama Lindungi Anak (Kami Berlian).

Dalam acara ini, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen A. Rachmad Wibowo menerima penghargaan yang sekaligus mewakili Kapolri yang sedang berada di Papua.

Selain itu, penghargaan juga diberikan terhadap Dir Reskrimsus, Wadir, Kasubdit dan Penyidik Siber pada Dit Tipidsiber Bareskrim Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

"Khususnya yang menangani kasus kekerasan dan eksploitasi yang melibatkan anak sebagai korban maupun pelaku di media online," kata Dir Tipid Siber Bareskrim Polri Brigjen A. Rachmad Wibowo dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (29/11/2019).

Ia menjelaskan, pemberian penghargaan tersebut adalah bentuk apresiasi Menteri PPPA terhadap kinerja Polri yang telah bersinergi dengan Kementrian PPPA dan keberhasilan mengungkap beberapa kasus kekerasan dan eksploitasi.

"Melibatkan anak sebagai korban maupun pelaku di media online dengan mengimplementasikan Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) seperti yang telah dilakukan oleh Unit Siber pada Dittipidsiber Bareskrim Polri yang dipimpin oleh AKBP Rita Wulandari Wibowo," jelasnya.

Cegah Kekerasan Anak

Konsep PATBM adalah gerakan yang diinisiasi oleh Kementrian PPPA dengan mengajak semua unsur masyarakat untuk menyelesaikan masalah kekerasan anak baik secara fisik, psikis maupun seksual. Caranya dengan menerapkan pelindungan anak, mencegah kekerasan terhadap anak dan menanggapi dengan penanganan segera kekerasan yang terjadi terhadap anak.

Turut hadir dalam acara tersebut yaitu Ketua Komisi VIII DPR RI , H. Yandri Susanto dan 560 orang pegiat pelindungan anak dari 34 provinsi yang telah menjalankan program kegiatan PATBM sejak tiga tahun yang lalu di 764 desa di seluruh Indonesia serta pejabat Kementrian PPPA.

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka

Saksikan video pilihan berikut ini: