Kementerian PU Kerahkan Alat Berat Atasi Banjir  

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum mengerahkan alat berat dan peralatan penanggulangan banjir. Dari data Kementerian, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) telah mengirim sembilan pompa mobile berkapasitas dua kali 80 liter per detik yang diangkut oleh truk.

Seluruh pompa air tersebut disebar ke beberapa titik genangan air, seperti Petamburan, Kalibata, dan Gudang Peluru. "Pagi tadi, kami mengirim dua buah pompa ke Istana Negara untuk mengatasi genangan air," kata Kepala BBWSCC Imam Santoso, Kamis, 17 Januari 2013.

Selain pompa mobile, Kementerian juga mengerahkan beberapa pompa trailer yang memiliki kapasitas lebih besar, yakni 400 liter per detik, di Ancol dan Rawa Badak. Sedangkan di daerah Bintaro, satu buah pompa berkapasitas 250 liter per detik ditempatkan di Kompleks Departemen Luar Negeri.

Sebanyak 15 pompa stationer berkapasitas 200 liter air per detik sudah disebar ke Perdatam, Jakarta Selatan; Haji Muhi, Pondok Pinang; IKPN Bintaro; Priok Jaya, Tangerang, Kompleks Sekretaris Negara Tangerang; Ulujami; Wisma Tajur, Ciledug; Pondok Arum, Tangerang; Jalan R.A. Kartini, Bekasi; Kemang IFI, Bekasi; Pondok Gede Permai, Bekasi; dan Jatirasa, Bekasi.

"Bagi masyarakat yang membutuhkan, kami masih memiliki satu unit pompa berkapasitas 250 liter per detik dan dua buah pompa dengan kapasitas 150 liter per detik," kata Imam.

Selain menurunkan alat berat berupa pompa, perahu karet siap membantu warga yang terjebak banjir. Setidaknya sudah ada 12 perahu karet yang disebar di beberapa lokasi yang tergenang, seperti Pengadegan, Gang Arus dekat Carrefour Jalan M.T. Haryono, Bidara Cina, Cililitan Kecil, dan daerah lainnya.

Sedangkan untuk penanganan darurat limpasan di Kanal Banjir Barat sepanjang kurang-lebih 50 meter, BBWSCC telah menurunkan 450 buah beronjong kawat (jalinan kawat berisi batu) dan 1.000 karung pasir.

Dari laporan Kementerian Pekerjaan Umum, Kanal Banjir Barat mengalami overtopping sepanjang 50 meter di Jalan Latuharhari. Data Kementerian menunjukkan, BBWSCC telah mendistribusikan 9.500 buah beronjong kawat ukuran 0,5 x 1 x 2 meter dan 6.000 karung pasir.

RAFIKA AULIA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.