Kementerian PUPR bangun rusun atlet PODSI di Jawa Barat

·Bacaan 2 menit

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun rumah susun bagi atlet Persatuan OIahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sebagai upaya memacu atlet untuk meraih prestasi.

"Salah satu upaya pemerintah mendorong prestasi para atlet untuk meraih prestasi adalah dengan menyediakan hunian layak seperti rumah susun," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam siaran pers di Jakarta, Selasa.

Ia mengutarakan harapannya agar atlet yang akan menempati rusun tersebut dapat terbantu untuk terus meraih prestasi dan membawa nama harum bangsa Indonesia di ajang kompetisi baik tingkat nasional maupun internasional.

Baca juga: Kementerian PUPR: Rusun mahasiswa bantu tingkatkan keunggulan SDM

Sementara itu, Kepala Balai P2P (Pelaksana Penyediaan Perumahan) Jawa II, Kiagoos Egie Ismail menyatakan pembangunan Rusun Atlet yang tergabung dalam PODSI berlokasi tepatnya di Kawasan Situ Cipanunjang, Desa Margaluyu, Kecamatan Pengalengan, Kabupaten Bandung, Jabar.

Ia mengungkapkan luas lahan yang digunakan untuk pembangunan Rusun tersebut sekitar 3.995 meter persegi sedangkan luas bangunannya adalah 1.996 meter persegi.

Rusun Atlet PODSI dibangun sebanyak satu menara setinggi tiga lantai dengan unit hunian sebanyak 30 unit tipe 24.

Selain itu, rusun ini juga disebut dapat menampung sebanyak 120 orang atlet dan juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti ruang gym, ruang makan bersama, dapur umum, ruang pengelola, rumah tamu dan toilet umum.

Baca juga: Kementerian PUPR bangun rusun mahasiswa Uniki di Aceh

Rusun tersebut dibangun oleh kontraktor pelaksana PT. Insan Pesona dan Konsultan MK PT. Ciria Expertindo Consultant.

Rusun Atlet tersebut juga akan dilengkapi fasilitas meubelair atau perabotan sehingga para atlet fokus berlatih di Pemusatan Latihan Dayung di lokasi latihan di Situ Cileunca dan Cipanunjang, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jabar.

Saat ini progres pembangunan Rusun Atlet Dayung tersebut telah mencapai 98,5 persen dan tinggal menyisakan pekerjaan tahap akhir cat dinding bagian dalam dan luar, pemasangan keramik lantai luar bangunan serta pembersihan area sekitar Rusun. Pembangunan Rusun ditargetkan selesai pada Juli 2021.

'Pembangunan Rusun tersebut dilaksanakan secara multi years contract yakni mulai 13 Maret 2020 hingga 17 Juli 2021. Nilai kontrak pembangunan rusun tersebut senilai Rp12,59 miliar," paparnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel