Kementerian PUPR bangun rusun mahasiswa IAIN di Konawe Selatan Sultra

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarkan Rp15,1 miliar untuk pembangunan rumah susun (Rusun) mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

“Kami terus berupaya agar generasi muda Indonesia khususnya mahasiswa bisa fokus belajar dengan tinggal di Rusun,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Disebutkan, Rusun yang dibangun di Kampus II IAIN tersebut dibangun satu menara dengan jumlah hunian 43 unit dan dilengkapi dengan perabot berupa tempat tidur, kursi dan meja belajar serta lemari pakaian sehingga mahasiswa bisa lebih fokus dalam belajar.

Iwan menerangkan, Rusun yang dibangun oleh Kementerian PUPR tersebut juga memiliki berbagai fasilitas pendukung serta sejumlah perabot yang memadai.

Selain itu, ujar dia, Kementerian PUPR juga terus berkoordinasi dengan pihak kampus agar ketika proses pembangunan hunian vertikal tersebut selesai bisa segera dimanfaatkan oleh mahasiswa dan dikelola dengan sebaik mungkin agar usia pakai Rusun tersebut bisa lama.

"Mahasiswa yang memenuhi persyaratan dari pihak kampus tinggal datang dan masuk ke Rusun. Semua fasilitasnya sudah lengkap sehingga mereka tidak perlu membeli alat-alat," katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi III, Iskandar menjelaskan, pihaknya telah melakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan Rusun pada hari 3 September 2022.

Ia mengungkapkan, lokasi pembangunan Rusun mahasiswa IAIN tersebut berada di kawasan Kampus II IAIN yakni di Jalan Sultan Qaimuddin Nomor 17 Baruga, Kendari.

“Anggaran pembangunan Rusun mahasiswa tersebut menelan biaya pembangunan sekitar Rp 15,1 Miliar. Kami harap proses pembangunan Rusun ini bisa selesai secepatnya sehingga bisa dihuni oleh mahasiswa,” papar Iskandar.

Rektor IAIN Kota Kendari Prof. Dr. Faizah Binti Awad menyatakan pihaknya sangat berterimakasih atas bantuan Rusun untuk mahasiswa dari Kementerian PUPR.

Faizah mengemukakan bahwa adanya Rusun tersebut diharapkan dapat membantu para mahasiswa untuk menempati hunian yang layak dan tidak terlalu jauh dari kampus.

“Saat ini masih banyak mahasiswa dan mahasiswi berprestasi di IAIN Kendari yang menempati hunian sewaan dengan harga sewa yang cukup tinggi. Rusun ini sangat membantu para mahasiswa berprestasi tersebut untuk bisa menempati hunian yang layak dan nyaman untuk beraktivitas dan belajar setiap harinya,” ucapnya.

Baca juga: Kementerian PUPR bangun Rusun Mahasiswa Universitas Tadulako Sulteng
Baca juga: Mahasiswa UI rancang rusun bagi tuna wisma perkotaan
Baca juga: Kementerian PUPR bangun rusun mahasiswa UMS senilai Rp16,17 miliar