Kementerian PUPR mulai renovasi 2 stadion utama untuk Piala Dunia U-20

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 1 menit

Dalam rangka mematangkan persiapan Piala Dunia FIFA U-20 tahun 2021, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai renovasi dua stadion utama dan 15 lapangan latihan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan renovasi yang akan dilakukan untuk Stadion Kapten I Wayan Dipta meliputi perbaikan mayor. "Rumput akan kita ganti sama seperti di Stadion GBK (Gelora Bung Karno), drainase di pinggir lapangan akan diperbaiki termasuk lintasan lari," katanya melalui keterangan tertulis, Rabu.

Selain itu ada perbaikan pencahayaan agar sesuai syarat minimum dari FIFA dan juga perbaikan kursi penonton, fasilitas pendukung para pemain seperti ruang ganti, toilet, semua juga harus ada standar.

Stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar, Bali, merupakan salah satu dari stadion utama yang akan segera direnovasi oleh Kementerian PUPR. Stadion utama lainnya yang akan direnovasi ialah Stadion Manahan, Solo.

Untuk Stadion Manahan Kota Solo secara kualitas siap digunakan dan hanya membutuhkan tambahan perbaikan minor. Sebelumnya renovasi besar telah dilakukan Kementerian PUPR sejak Agustus 2018 di Stadion Manahan.

Sementara untuk 15 lapangan latihan dengan rincian tiga lapangan di Palembang, Sumatera Selatan, tiga lapangan di Sumedang dan Bandung, Jawa Barat, empat lapangan di Solo, Jawa Tengah, satu lapangan di Madura, Jawa Timur dan empat lapangan di Bali.

Anggaran renovasi oleh Kementerian PUPR sebesar Rp314,82 miliar berasal dari APBN melalui skema kontrak tahun jamak TA 2020-2021.

Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) telah menyetujui usulan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan menetapkan enam kota sebagai tuan rumah, yang masing-masing dilengkapi dengan empat lapangan latihan sesuai standar FIFA.