Kementerian PUPR: Pamsimas beri manfaat masyarakat terhadap air minum

Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mohammad Zainal Fatah menyampaikan bahwa Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) telah memberikan manfaat bagi masyarakat dalam mengakses air minum yang layak.

“Saya merasa senang karena program Pamsimas telah memberikan manfaat bagi masyarakat berupa kemudahan dalam mengakses air minum dan tersedianya kualitas air yang lebih baik," kata Mohammad Zainal Fatah dalam acara pertemuan Wrap Up Pamsimas bertema "Air Milik Kita Bersama" yang digelar di Jakarta, Senin.

Mohammad Zainal Fatah mengatakan Indonesia berkomitmen untuk mendorong terwujudnya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-6 yaitu “Menjamin Ketersediaan serta Pengelolaan Air Bersih dan Sanitasi yang Berkelanjutan untuk Semua” melalui penyediaan akses air minum dan sanitasi yang layak dan aman.

Untuk itu, dalam Rencana Strategis Kementerian PUPR 2020-2024, dinyatakan bahwa tujuan pembangunan infrastruktur permukiman adalah meningkatnya pemenuhan infrastruktur permukiman yang layak dan aman dengan target 100 persen akses air minum layak dan 90 persen akses terhadap sanitasi.

Ia mengungkapkan di tengah tantangan pemulihan ekonomi, pemerintah berupaya untuk tetap menyediakan layanan akses air minum dan sanitasi yang sejalan dengan penyediaan lapangan kerja dan mempertahankan daya beli masyarakat.

Program Pamsimas yang dilaksanakan sejak tahun 2008 hingga saat ini telah berhasil menambah 24,5 juta akses air minum masyarakat di 35.928 desa/kelurahan pada 408 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Namun demikian, masih ada yang perlu ditingkatkan yaitu pengelolaan pelayanan air minum oleh masyarakat.

Ia berharap kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan dapat terus berlanjut agar desa-desa yang belum mendapatkan layanan air minum dapat segera terlayani.

"Jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan pelaksanaan kegiatan Pamsimas yang masih berlanjut. Pelaksanaan Pamsimas tentunya memerlukan dukungan, komitmen, kerjasama, dan kolaborasi yang baik dari para pemangku kepentingan terkait sesuai peran dan kewenangannya, baik di tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, sampai dengan desa," katanya.

Baca juga: Kementerian PUPR sebut Program Pamsimas berhasil mencapai target
Baca juga: PAL Jaya dan PAM Jaya teken sinergi pemanfaatan lahan kelola limbah
Baca juga: Sebagian besar air minum isi ulang Jaktim tak penuhi standar higienis