Kementerian PUPR Siap Bangun Hunian Baru untuk Korban Gempa Cianjur

Merdeka.com - Merdeka.com - Gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, mengakibatkan sekurangnya 162 orang meninggal dunia serta sejumlah fasilitas umum (fasum) dan ribuan unit rumah rusak. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) mendapat tugas membangun hunian untuk merelokasi korban yang rumahnya rusak berat.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dalam kejadian bencana alam, kementerian yang dipimpinnya menjadi subsistem bagi BNPB. Mereka bertugas membangun tempat tinggal bagi korban yang rumahnya rusak berat dan memperbaiki fasilitas umum.

Sementara bangunan rumah yang rusak ringan dan sedang akan mendapat dana stimulan dari BNPB.

Koordinasi dengan Wakil Bupati Cianjur

Basuki menuturkan, dirinya sudah bertemu dengan Wakil Bupati Cianjur. Dia meminta agar Pemkab menyiapkan lahan untuk relokasi.

"Tadi malam saya ketemu Pak Wakil Bupati, saya minta siapin tanah (untuk relokasi). Kami sudah punya stok-stok Rumah Instan Sederhana (RISHA) yang bisa langsung dibangun, seperti di Semeru," jelas Basuki, Selasa (22/11).

Basuki menuturkan meski sudah meminta disiapkan lahan, namun pihaknya belum menentukan lokasi relokasi.

Saat ini Kementerian PUPR masih melakukan pendataan terkait dampak kerusakan bangunan di Cianjur. Pendataan ini termasuk memilah kategori kerusakan.

"Kalau rusak ringan sampai sedang tugasnya BNPB dengan standar stimulan itu. Kalau rusak berat dan fasilitas umum itu jadi tugas PU. Kalau itu fasilitas umum, masjid, sekolah, gereja dan kantor-kantor itu pasti kita bangun, seperti di Semeru, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat," tutup Basuki. [yan]