Kemiripan Perampokan Pegadaian

TEMPO.CO, Jakarta--Sudah beberapa tahun Pegadaian melakukan ekspansi dengan menyebar outlet-outlet yang mendekati kediaman calon nasabahnya, sehingga outletnya pun tidak sebesar kantor pusatnya. Penyebaran outlet Pegadaian dijadikan peluang pelaku perampokan karena hanya menghadapi satpam bukan petugas kepolisian yang terlatih.

Perampokan kantor Pegadaian yang kerap terjadi hampir mempunyai kemiripan. Biasanya pelaku berjumlah minimal empat orang yang menggunakan sepeda motor supaya leluasa di jalan raya. Agar sulit dikenali wajah mereka ditutup dengan helm atau penutup lainnya. Waktu yang dipilih perampok anehnya bukan malam hari, mereka justru memilih antara pukul 10:00 sampai 11:00, padahal kebanyakan Pegadaian yang dirampok tidak dijaga 24 jam.

8 Maret 2012

Lokasi : Kantor Cabang Pegadaian di Jalan Lenteng Agung Raya, Jakarta Selatan

Modus : Pegadaian yang terletak di seberang stasiun Tanjung Barat dirampok lima pelaku menggunakan sepeda motor pukul 11.00. Senjata api digunakan untuk mengancam pegawai pegadaian. Pelaku melakukan dengan muka ditutup helm sehingga menyulitkan dikenali.

Empat orang yang berada di dalam Pegadaian langsung diikat pelaku. Selesai merampok pelaku menggembok pintu pegadaian dari luar.

Kerugian : Rp 30 juta tunai dan Rp 1 miliar dalam bentuk emas

27 Juli 2012

Lokasi : Kantor Pegadaian di Jalan Suci Nomor 12, Susukan, Ciracas, Jakarta Timur.

Modus : Delapan orang perampok menggunakan empat sepeda motor menggasak pegadaian pukul sekitar pukul 11.00 WIB menggunakan senapan api. Semua menggunakan penutup kepala agar tidak dikenali. Ketika merampok tidak ada nasabah, hanya karyawan dan satpam.

Kerugian : Rp 18 juta uang tunai dan perhiasan emas Rp 368 juta

Korban : Satu anggota satpam ditembak perutnya

27 September 2012

Lokasi : Daerah Tanjung Barat Raya, Jakarta Selatan

Modus : Sekitar tiga pelaku berhasil merampok pada pukul 11.30. Perampok berjumlah tiga orang menggunakan helm sempat merusak CCTV dan mengambil central processing unit di penyimpanan data CCTV. Perampok menodongkan senjata kepada petugas satpam dan kasir agar membuka brankas.

Kerugian : Rp 900 juta

15 Oktober

Lokasi : Jalan Pol Tangan, Jakarta Selatan

Modus : Perampokan terjadi pukul 14.00 berhasil terekam oleh kamera CCTV. Dalam rekaman itu perampok berjumlah empat orang, dua perampok terlihat tidak menggunakan pelindung kepala dan menodongkan senjata ke satu petugas satpam. Kendaraan yang dipakai

menggunakan motor.

Kerugian : Rp 20 juta dan 500 kantong berisi perhiasan emas

5 November 2012

Lokasi : Jalan Cipete Raya, Cilandak,Jakarta Selatan

Modus : Empat orang pelaku terekan CCTV pada pukul 11:35 dengan menggunakan motor dan penutup kepala. Senjata digunakan perampok sejenis rakitan.

Kerugian : Perampok menggondol 20 kantong berisi emas

22 Maret 2013

Lokasi : Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat

Modus : Enam pelaku perampokan yang menggunakan helm full face sempat menambakan senjata api ke kaca. Seperti biasa pelaku menggunakan sepada motor

Kerugian : diketahui namun perampok berhasil menggondol uang tunai dan emas

Korban : dua orang satpam ditembak

EVAN | PDAT | SUMBER DIOLAH TEMPO

Topik Terhangat:

Krisis Bawang || Hercules Rozario || Harta Djoko Susilo || Nasib Anas

Berita terkait:

Polisi Tangkap Perampok Pegadaian Jagakarsa

Pegadaian Dirampok, Tombol Darurat Tak Efektif

Begini Kronologi Perampokan Pegadaian Cipete

Pegadaian Dirampok, Dikira Rombongan Pulang Haji

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.