Kemkominfo Buka 581 Lowongan CPNS 2019

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) resmi membuka seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019. Ada dua formasi yang ditawarkan, yakni formasi umum dan formasi khusus.

Perlu diketahui, formasi khusus ditujukan untuk lulusan cumlaude, disabilitas, dan putra/putri Papua maupun Papua Barat. Dikutip dari situs resmi Kemkominfo, Senin (11/11/2019), ada delapan unit kerja yang mendapatkan alokasi formasi untuk CPNS 2019.

Selain penempatan di Kemkominfo, penempatan juga dilakukan untuk Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI dan RRI. Untuk mengetahui delapan unit kerja yang mendapat alokasi tersebut, berikut ini adalah daftar lengkapnya.

1. Sekretariat Jenderal

2. Inspektorat Jenderal

3. Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia

4. Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika

5. Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika

6. Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika

7. Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika

8. Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI)

9. Lembaga Penyiaran Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI)

Total formasi yang dibuka untuk Kemkominfo adalah 581 formasi. Nantinya, alokasi penempatan akan dibagi menjadi 180 formasi untuk Kemkominfo, 101 formasi untuk LPP RRI, dan 300 formasi di LPP TVRI.

Sementara untuk pembagian berdasarkan jenis formasi, Kemkominfo membuka 507 formasi untuk umum, 58 formasi untuk cumlaude, 12 formasi bagi disabilitas, dan 4 formasi ditujukan untuk putra/putri Papua dan Papua Barat.

Jadwal pelaksanaan untuk pendaftaran CPNS Kemkominfo 2019 dimulai dari 11 November 2019 pukul 08.00 WIB hingga 24 November 2019 pukul 23.59. Bagi kamu yang tertarik, para pelamar harus mendaftar melalui laman SSCN BKN.

Pendaftaran CPNS 2019 Dibuka Hari Ini, Cek Detail Formasi di Pusat dan Daerah

Sejumlah CPNS mengikuti Presidential Lecture 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (24/7/2019). Kegiatan yang diikuti oleh 6.148 CPNS hasil seleksi tahun 2018 itu mengangkat tema Sinergi Untuk Melayani. (merdeka.com/Imam Buhori)

Pemerintah berencana membuka pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 pada Senin (11/11/2019) ini. Sebanyak 152.286 formasi disiapkan pada seleksi CPNS  tahun ini. 

Pembukaan seleksi terbagi pada beberapa formasi. Salah satunya pada instansi pusat sebanyak 37.425 formasi. Pembukaan formasi ini berada di 68 Kementerian/Lembaga. Kemudian Instansi Daerah 114.861 formasi yang dialokasi pada 462 Pemerintah Daerah (pemda).

Ada dua jenis formasi yang dibuka pada CPNS tahun 2019 ini, yaitu formasi umum dan formasi khusus. Formasi khusus meliputi cumlaude, diaspora, dan disabilitas pada instansi pusat dan daerah, serta formasi khusus putra-putri Papua, dan formasi lainnya yang bersifat strategis pada Instansi Pusat.

Sedangkan formasi jabatan yang dibuka adalah tenaga pendidikan, kesehatan, dosen, teknis fungsional, dan teknis lainnya.

Adapun tiga besar formasi pada penerimaan CPNS kali ini adalah guru (63.324 formasi), tenaga kesehatan (31.756 formasi), dan teknis fungsional (23.660 formasi).

Seperti halnya pada penerimaan CPNS sebelumnya, setiap pelamar hanya dapat melamar pada 1 formasi di 1 instansi. 

Dokumen yang Harus Disiapkan

Banner Infografis Formasi Penerimaan CPNS 2019. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

/Pemerintah mengumumkan untuk membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 pada 11 November tahun ini.

Pembukaan penerimaan CPNS tertuang dalam pengumuman Menteri PANRB nomor B/1069 /M.SM.01.00/2019 tentang Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah, pada Senin (28/10/2019).

Pengumuman tersebut akan diikuti pembukaan pendaftaran secara daring (online) melalui laman https://sscasn.bkn.go.id pada tanggal 11 November 2019.

Bagi yang ingin mengikuti penerimaan CPNS 2019, harus menyiapkan dokumen.  Ini di antaranya scan KTP asli, foto, swafoto, ijazah dan transkrip nilai asli, serta beberapa dokumen pendukung lainnya yang dipersyaratkan oleh instansi.

"Dokumen yang perlu disiapkan pelamar untuk diunggah ke dalam portal SSCASN," jelas Kepala BKN, Bima Haria Wibisana, Senin (28/10/2019).

(Dam/Ysl)