Kemkominfo Minta Operator Perbaiki Jaringan Telekomunikasi Maluku Utara Pascagempa

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melakukan pengecekan layanan telekomunikasi pascagempa magnitudo 7,1 dan 6,1 SR mengguncang Maluku Utara, Kamis dan Jumat (15/11/2019).

Direktur Jenderal Pelenyenggaraan Pos dan Informatika Kemkominfo Ramli dalam keterangan resminya menyebut, pascagempa, terdapat 15 site yang mengalami gangguan layanan. Namun demikian, operator segera melakukan proses perbaikan atau recovery.

"Sehingga saat ini terdapat 4 site milik operator seluler yang masih mengalami gangguan akibat gempa. Keempat site ini terdapat di Kota Manado, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Halmahera Selatan, dan Kota Bitung," kata Ramli.

Ia mengatakan, sebagian besar penyebab gangguan site ini karena adanya pemadaman listrik oleh PLN.

"Saat ini operator sedang berusaha maksimal dalam melakukan upaya perbaikan sehingga layanan telekomunikasi dapat kembali normal di antaranya dengan menyediakan back up power," kata Ramli.

Data BTS di Maluku Utara

Ia menjelaskan, di Provinsi Maluku Utara, terdapat 326 BTS 2G, 402 BTS 3G, dan 364 BTS 4G milik 3 operator seluler yaitu Telkomsel, Indosat, dan STI.

Sementara, jumlah desa/kelurahan terlayani 2G di Provinsi Maluku Utara adalah 1.025 dari 1.190 atau sebesar 86,13 persen. Sementara desa/kelurahan yang terlayani 3G adalah 515 dari 1.190 atau sebesar 43,27 persen, dan yang terlayani 4G adalah 621 dari 1.190 atau sebesar 52,18 persen.

Ramli menjelaskan, pada kondisi darurat atau bencana, layanan telekomunikasi menjadi sangat penting karena memegang peran sebagai alat komunikasi yang digunakan pada proses pencegahan melalui layanan SMS broadcast, proses pertolongan bagi korban, koordinasi dalam pemulihan, dan lain-lain.

Minta Operator Lakukan Perbaikan

Dia mengatakan, pada beberapa kondisi kebencanaan juga layanan telekomunikasi saat ini dapat menjadi sarana hiburan bagi korban pada proses pemulihan.

Ramli menegaskan, proses pemulihan terhadap BTS yang down harus segera dilakukan oleh operator. 

Kemkominfo menyebut, akan tetap melakukan pemantauan terhadap kesinambungan layanan telekomunikasi pasca terjadinya gempa untuk mengantisipasi terjadinya gempa susulan yang berdampak terhadap layanan dan infrastruktur telekomunikasi.

(Tin/Isk)