Kemnaker apresiasi KSBSI yang terus perjuangkan nasib pekerja

·Bacaan 1 menit

Kementerian Ketenagakerjaan mengapresiasi Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) yang selalu memperjuangkan nasib para pekerja/buruh seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal PHI dan JAMSOS Kemnaker Indah Anggoro Putri menyatakan bahwa perjuangan yang dilakukan KSBSI untuk para pekerja/buruh dilakukan dengan cara yang elegan.

"Saya selalu bangga dengan KSBSI. KSBSI hebat karena terus menyuarakan pekerja seluruh Indonesia. KSBSI ini elegan dan baik kalau menyuarakan suara teman-teman pekerja. KSBSI tidak selalu pro dengan pemerintah, tapi juga sering mengkritik," ujar Putri dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Pernyataan Putri itu disampaikan saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 KSBSI, Senin, di Gedung KSBSI di Jatinegara, Jakarta Timur.

Baca juga: KSBSI: Respon buruh pada pandemi buat produktivitas sulit meningkat

Baca juga: KSBSI harapkan bantuan subsidi upah yang adaptif saat terjadi bencana

Ia berharap pada usia yang ke-30 ini, KSBSI tidak lelah untuk terus menciptakan dan memperbaiki hubungan industrial ketenagakerjaan yang kondusif.

Menurutnya, hubungan industrial yang kondusif sangat penting agar dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di era Post COVID-19. Kondisi tersebut dapat mendorong dan meningkatkan iklim investasi, yang pada gilirannya akan membuka lapangan kerja seluas-luasnya di Indonesia.

"Semoga semua agenda KSBSI tercapai dengan mudah dan mampu menjawab segala tantangan yang ada. Selamat ulang tahun ke-30 teman-teman pengurus KSBSI," kata dia.

Baca juga: Serikat pekerja minta BPJamsostek perkuat kerja sama dengan kejaksaan

Baca juga: Kemnaker: Selesaikan konflik hubungan industrial dengan musyawarah

Baca juga: Kemnaker tekankan pentingnya dialog sosial pengusaha dan pekerja

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel