Kemnaker tawarkan program tenaga kerja mandiri di Kota Jambi

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menawarkan program tenaga kerja mandiri kepada Pemerintah Kota Jambi (Pemkot Jambi) sebagai upaya menciptakan pengusaha baru di daerah itu.

"Dari Kemnaker punya banyak program salah satunya tenaga kerja mandiri (TKM) yaitu pembinaan keluarga atau kelompok dengan bantuan per kelompok sebesar Rp20 juta," kata Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor di Jambi, Jumat.

Dia menerangkan, program ini merupakan paket pelatihan yang diberikan oleh Kemnaker. Dengan program ini, masyarakat dapat berusaha secara mandiri sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan dan memberikan penghasilan bagi dirinya sendiri atau bagi orang lain.

"Nanti sebuah kelompok komunitas dilatih oleh Kemnaker sehingga mereka bisa membuat sebuah wirausaha, ini untuk dapat tercipta pelaku usaha baru yang terus berkembang," katanya.

Program ini, menurutnya berkaitan dengan UMKM. Sebab setelah mereka memiliki keahlian dan terampil, lalu dapat memproduksi sesuatu yang bermanfaat untuk berwirausaha dalam mencari penghidupan.

"Saya rasa harus kita lakukan program di Kota Jambi dan ada website yang memang harus diikuti oleh kelompok ini untuk diisi sesuai aturan dan prosedur regulasi yang ada sehingga kita bisa kita memverifikasi agar mendapat bantuan dari Kemnaker," katanya menjelaskan.

Dia juga meminta Pemkot Jambi untuk memanfaatkan program ini, guna menciptakan wirausaha baru yang dapat bergerak diberbagai bidang seperti kuliner hingga fashion.

Wakil Wali Kota Jambi Maulana menegaskan menyambut baik tawaran tersebut. Dia juga berharap banyak, Kemnaker dapat memberikan bantuan ataupun program peningkatan kapasitas pelaku usaha di Kota Jambi.

" Perekonomian Kota Jambi itu bertumpu pada sektor perdagangan dan jasa sehingga UMKM menjadi perhatian besar bagi kami untuk terus ditingkatkan ," katanya.

Dia menegaskan, siap berkolaborasi dengan Kemnaker menciptakan tenaga kerja dan pengusaha baru yang handal.


Baca juga: Kemnaker targetkan 125 ribu penerima manfaat terima TKM Pemula
Baca juga: Kemnaker: Pengukuran komprehensif dorong peningkatan produktivitas