Kempera Dorong Pengembang Bangun Rusun Untuk MBR

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perumahan Rakyat mendorong para pengembang membangun rumah susun umum dengan harga lebih terjangkau untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah.

"Kami berharap para pengembang bisa terus menyediakan rumah susun umum untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)," kata Deputi Bidang Perumahan Formal Kempera Pangihutan Marpaung dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, pembangunan rusun umum tersebut merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun yang harus dipatuhi oleh semua pihak termasuk para pengembang.

Ia memaparkan, pasokan rusun umum untuk saat ini masih sangat minim antara lain karena banyak pengembang yang lebih memilih untuk membangun rusun komersial dibanding rusun umum.

Untuk memudahkan para pengembang dalam membangun rusun umum, lanjutnya, para pengembang bisa bekerjasama dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat dan BUMN maupun antarpengembang.

Selain itu, Kempera juga berencana memberikan bantuan kredit konstruksi kepada pengembang yang ingin membangun rusun bersubsidi untuk masyarakat.

"Para pengembang juga bisa menggunakan kredit konstruksi dari Kemenpera apabila ingin membangun Rusun Bersubsidi untuk rakyat. Besarnya sekitar 70 persen dari nilai bangunan yang dibangun," katanya.

Sebelumnya, Kempera telah menyelenggarakan pemeringkatan dari pengelolaan yang dilakukan di berbagai rumah susun sewa (Rusunawa) dan memberikan penghargaan kepada pengelola rusunawa yang berkinerja baik.

"Kegiatan pemeringkatan ini disamping upaya dalam Pembinaan terhadap Pengelola Rusun Sewa juga untuk mendorong terlaksananya Pengelolaan Rusunawa yang tertib, baik administrasi maupun teknis," kata Pangihutan Marpaung


Hal tersebut, ujar dia, pada akhirnya juga diharapkan akan menciptakan lingkungan hunian yang layak huni, serasi dan harmonis serta berkelanjutan.

Kempera bekerja sama antara lain dengan Kementerian Pekerjaan Umum telah menggelar pemeringkatan penyelenggara pengelola Rusunawa Tahun 2012 yang dibagi atas empat kategori, yaitu Rusunawa Mahasiswa, Rusunawa Pekerja/Masyarakat Umum, Rusunawa TNI/Polri, dan Rusunawa Penataan Kumuh.

Hasil penilaian yang dilakukan menghasilkan Rusunawa IAIN Sunan Ampel, Surabaya, untuk peringkat I Rusunawa Mahasiswa, Rusunawa Jurug Jebres untuk peringkat I Rusunawa Pekerja/Masyarakat Umum.

Selain itu Rusunawa Panggungharjo, Kabupaten Bantul, untuk peringkat I Rusunawa Penataan Kumuh, dan Rusunawa Dalmas Dit Satbhara Polda Metro Jaya, Daan Mogot untuk peringkat 1 Rusunawa TNI/Polri. (tp)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.