Kemungkinan SpaceX Buat Fasilitas Peluncuran Roket di Indonesia, Ini Kata Elon Musk

Merdeka.com - Merdeka.com - Saat sesi 1-on-1 pada acara B20 di Bali, CEO dan President Bakrie & Brothers, Anindya Bakrie menanyakan kemungkinan fasilitas SpaceX dibangun di Indonesia kepada Elon Musk.

Pasalnya, berdasarkan yang dirinya ketahui saat mengunjungi fasilitas SpaceX di Amerika Serikat, lokasi terbaik untuk meluncurkan roket berada di ekuator atau garis khatulistiwa, seperti halnya di Indonesia. Hal itu pun dibenarkan Elon di mana pegunungan rendah di ekuator dianggap posisi terbaik.

Lalu, bagaimana jawaban Elon Musk?

Itu bisa saja dilakukan, namun lebih ideal untuk jangka panjang. Sayangnya, ia tak mengungkapkan detail mengapa harus jangka panjang.

"Hal itu masuk akal untuk meluncurkan platform dari berbagai negara," kata dia.

Selain peluncuran roket luar angkasa, fasilitas peluncuran ini nantinya juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan perjalanan antar negara menggunakan roket. Dengan roket, perjalanan antar bagian di dunia bisa berlangsung lebih singkat. Jadi, melakukan perjalanan ke wilayah mana saja di Bumi dapat dilakukan dalam waktu kurang dari 1 jam.

"Dengan menggunakan roket, Anda bisa melakukan perjalanan dari satu bagian dunia ke bagian lain dengan 20 kali kecepatan suara," ungkap Elon dari Youtube B20 Indonesia 2022.

Dalam acara itu, Elon menggunakan batik dari sebuah desa kecil di Sulawesi Tengah. Hal itu disampaikan Anindya Bakrie kepada Elon. Ia juga mengatakan, di desa kecil itu bisa ditemukan sumber daya alam berupa nikel.

"Elon, terima kasih telah memakai batiknya. Batik itu kami kirimkan 15.000 km jauhnya. Itu adalah Batik Bomba yang Anda gunakan berasal dari sebuah desa kecil di Sulawesi Tengah. Di tempat tersebut Anda akan menemukan banyak nikel, sehingga mungkin Anda ingin mengunjunginya," ujar Anindya.

Sumber: Liputan6/Agustinus M. Damar [faz]