Kena Gempur, Juventus Pasang Jebakan untuk AS Roma

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pelatih Juventus, Andrea Pirlo membeberkan strategi yang diterapkan usai mengalahkan AS Roma dalam lanjutan Serie A. Bermain di Allianz Stadium, Minggu dini hari WIB 7 Februari 2021, Si Nyonya Tua menang dengan skor 2-0.

Kemenangan Juventus ini tak lepas dari gol yang dicetak Cristiano Ronaldo pada menit 13. Lalu di menit 69, pemain belakang Roma, Roger Ibanez melakukan bunuh diri.

Padahal secara statistik Roma lebih unggul dari Juventus. Mereka menggempur tuan rumah dengan catatan 14 kali percobaan ke gawang lawan. Sedangkan Si Nyonya Tua cuma punya tiga kali percobaan.

Pelatih Roma, Paulo Fonseca usai pertandingan menilai anak asuhnya sudah berhasil membuat Juventus dalam keadaan tertekan. Sayangnya mereka tidak maksimal dalam urusan penyelesaian peluang.

Tapi Pirlo memiliki balasan komentar. Menurut dia, taktik bertahan ini sudah menjadi strateginya untuk bisa mengalahkan Roma. Mereka sudah mengantisipasi dengan skema serangan balik.

"Kami telah mempersiapkan pertandingan dengan tipe seperti ini. Kami tahu Roma akan memainkan sepakbola yang bagus, jadi kami bersiap untuk bertahan dan kemudian melakukan serangan balik," ujar Pirlo, dikutip dari Football Italia.

Juventus terlihat lebih banyak bertahan dan menunggu Roma di depan kotak penalti. Memang itulah yang diinginkan Pirlo setelah belajar dari pertemuan di putaran pertama melawan Roma dengan hasil imbang 2-2.

"Kami kadang-kadang menunggu mereka dan menyerang mereka di sisi yang lain. Pada dasarnya kami melakukan kebalikan dari cara Roma bermain melawan kami di awal musim ini," tuturnya.

Sekarang Pirlo semakin optimistis anak asuhnya bisa maksimal menatap sisa pertandingan Serie A. Identitas pertahanan solid Juventus sudah kembali didapatkan.

"Kami telah menemukan antusiasme, lebih solid, dan perndakatan defensi kami lebih bagus sekarang ini. Itu semua karena kami belajar dari kesalahan yang dilakukan di masa lalu," kata Pirlo.

Tambahan tiga poin dari pertandingan ini membuat Juventus menggeser Roma dari urutan ketiga klasemen sementara Serie A. Dari 20 laga yang dilalui, mereka sudah punya 42 poin.