Kena kasus pencabulan dan narkoba, 6 Polisi Bandung dipecat

MERDEKA.COM, Polrestabes Bandung memecat atau melakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap enam personel, di tahun 2012. Ke enam personel itu dipecat lantaran kasus indisipliner dan tindak pidana. Jumlah itu meningkat 50 persen dibanding tahun sebelumnya, dari jumlah personel Polrestabes Bandung sebanyak 4.156 orang.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso mengatakan, pada 2011 lalu ada 4 personel yang terkena PTDH. Rata-rata kasusnya sama karena desersi atau tidak bertugas selama 30 hari berturut-turut.

"Mereka kebanyakan desersi tanpa memberikan alasan jelas, akhirnya mereka dipecat," kata Abdul di Mapolrestabes Bandung, Sabtu (29/12).

Abdul menegaskan tindak pidana yang melibatkan polisi naik 80 persen dari tahun lalu hanya 5 orang kini menjadi 9 orang. Terdiri satu personel kasus perjudian, tujuh personel kasus penyalahgunaan narkotika dan satu personel pencabulan anak di bawah umur.

"Kita cukup tegas sekarang, tidak lagi melindungi anggota yang melakukan tindak pidana apalagi terlibat narkoba itu tidak ada ampun, karena polisi harus jadi pelayan masyarakat," ujarnya.

Abdul mengklaim jumlah pelanggaran disiplin anggota tahun 2012 terbilang menurun. Dari sebelumnya 109 orang turun menjadi 95 orang. Sedangkan pelanggaran kode etik naik 57,14 persen dari tahun lalu sebanyak 7 personel kini menjadi 11 orang.

Dia juga meminta kepada masyarakat untuk tidak segan melaporkan jika adanya anggota yang terbukti menyalahgunakan wewenang dan pelanggaran lainnya.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.