Kenaikan Harga BBM: Pemerintah dan BI Beda Analisis

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

  • 6 Ide Bisnis Sederhana Dimulai dari Smartphone Anda

    6 Ide Bisnis Sederhana Dimulai dari Smartphone Anda

    Studentpreneur
    6 Ide Bisnis Sederhana Dimulai dari Smartphone Anda

    Memulai usaha dari sebuah ide bisnis sederhana sangat cocok untuk dilakukan oleh kita yang belum pernah memulai bisnis sebelumnya. Tidak perlu berpikir terlalu rumit untuk mendapatkan pengalaman bisnis yang berharga. Bahkan hanya dengan mempunyai smartphone, Anda bisa memulai bisnis Anda sekarang juga. Beberapa di antaranya bahkan tanpa modal. Apa sajakah? …

PLASADANA.COM - Dalam waktu dekat pemerintah akan menaikan harga harga BBM bersubsidi. Kenaikan BBM tersebut diprediksi akan mengerek angka inflasi tahun 2013 ke level 7,2 persen sebagaimana asumsi pemerintah.

Namun, Bank Indonesia (BI) selaku otoritas moneter memiliki perhitungan berbeda. Menurut Gubernur BI Agus Martowardojo, tingkat inflasi tahun 2013 akan mencapai angka 7,76 persen.

"Setelah menghitung seluruh dampaknya, inflasi 2013 bisa mencapai 7,76 persen," Agus dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR, di Jakarta, Senin (27/5).

Lebih jauh Agus menjelaskan, meski kenaikan harga BBM bersubsidi dapat meningkatkan angka inflasi, tapi dampaknya tidak akan terlalu lama hanya sekitar 2 sampai 3 bulan saja. Triwulan pertama tahun depan normal kembali.

Terkait adanya perbedaan asumsi tingkat inflasi dengan pemerintah, Agus mengungkapkan, kalau mau 7,2 persen, syaratnya pemerintah mampu mengendalikan dampak kenaikan harga pangan dan kenaikan BBM.

"Mungkin 7,76 persen itu apabila ada penyikapan, bisa di level 7,2 persen," tandas Agus.

Penulis: Heru Budhiarto

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...