Kenaikan Harga Minyak Tidak Sehat bagi Indonesia

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

TEMPO.CO, Jakarta -Pemerintah mengakui sejumlah asumsi di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2012 telah banyak berubah. Asumsi harga minyak yang ditetapkan sebesar US$ 90 per barel tahun lalu, namun kini harga minyak dunia berada pada kisaran US$ 111 per barel.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menilai kenaikan harga minyak ini sebagai fenomena tidak sehat yang harus diantisipasi. »Harga minyak banyak dipengaruhi faktor geopolitik,” ujar Hatta di kantornya, Senin 13 Februari 2012.

Ia memaparkan, situasi politik, persepsi pasar, spekulasi konsumen dan faktor psikologis pasar yang menempatkan harga minyak pada posisi yang tinggi sangat mempengaruhi harga minyak. »Selain itu, ketegangan di Selat Hormuz dapat mendongkrak harga minyak ke level yang lebih tinggi lagi,” katanya.

Hatta berpendapat, situasi ini dapat mendorong pembengkakan subsidi. »Untuk itu, pemerintah harus menyiapkan upaya-upaya pencegahan,” ujarnya. Meskipun Indonesia menerima pendapatan Rp 3 triliun dari setiap US$ 1 dolar  kenaikan harga ICP (harga minyak mentah Indonesia), subsidi tetap membengkak sebesar Rp 2 triliun. Angka itu didapat apabila lifting (produksi) minyak mencapai 950.000 barrel per hari.

Untuk itu, konversi bahan bakar minyak (BBM) ke gas menjadi keharusan. »Pemerintah mewaspadai gejolak harga minyak dunia,” ujar Hatta.

Ia berpendapat opsi kenaikan harga BBM bersubsidi akan tetap dibuka. Ia berkeinginan agar APBN Perubahan segera dibahas oleh Menteri Keuangan bersama Dewan Perwakilan Rakyat awal bulan depan. Hatta Rajasa menegaskan, dengan harga minyak dunia yang melambung saat ini, semua opsi harus dibuka.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardojo menuturkan, penetapan harga atau pun kenaikan BBM bersubsidi hanya dimungkinkan dengan mempercepat pengajuan APBN Perubahan 2012. »Sampai saat ini kami masih berpatokan pada pembatasan BBM, sesuai dengan Undang-Undang APBN,” katanya.

SUBKHAN

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...